"Dia", sebuah lagu yang dibawakan oleh Vina Panduwinata, melukiskan kisah perjuangan seseorang dalam mengungkapkan perasaannya. Lirik yang apik mengungkap keraguan dan ketakutan yang dirasakan saat ingin menyatakan cinta. Kata demi kata yang dijalin dengan indah membentuk narasi yang menyayat hati tentang kerinduan yang tak terucapkan, membuat pendengar terlarut dalam emosi yang terkandung di dalamnya. Perpaduan antara keberanian dan keraguan yang digambarkan melalui lirik lagu semakin menguatkan pesan lagu ini sebagai sebuah ekspresi universal tentang cinta yang tak terucapkan.
Dia Lyrics
Vina Panduwinata
Kata demi kata
Jalin dengan indah
Untuk menguraikan
Maksud hati
Keberanikan diri
Untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku
Tak dapat bergerak, terasa berat
Oh, malunya hati ini
Bila kuingat saat itu
Kami hanya saling berpandangan
Dan terdiam terpaku
Oh Tuhan diriMu
Yang menyaksikan segalanya
Oh bulan tolonglah daku
Katakan padanya
Kucinta dia
Kuberanikan diri
Untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku terasa berat
Malampun kian berlalu
Kami saling terpaku
Diam seribu bahasa
Hilang semua kata
Yang terangkaikan
Jalin dengan indah
Untuk menguraikan
Maksud hati
Keberanikan diri
Untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku
Tak dapat bergerak, terasa berat
Oh, malunya hati ini
Bila kuingat saat itu
Kami hanya saling berpandangan
Dan terdiam terpaku
Oh Tuhan diriMu
Yang menyaksikan segalanya
Oh bulan tolonglah daku
Katakan padanya
Kucinta dia
Kuberanikan diri
Untuk memulainya
Tapi mengapa bibirku terasa berat
Malampun kian berlalu
Kami saling terpaku
Diam seribu bahasa
Hilang semua kata
Yang terangkaikan