DJ AM Tewas Bukan Karena Bunuh Diri
Selebriti

Menurut informasi dari seorang sumber di kepolisian, DJ AM tewas bukan karena bunuh diri seperti yang diperkirakan sebelumnya, tetapi karena overdosis.

WowKeren - Penyelidikan kasus kematian Adam "DJ AM" Goldstein yang masih bergulir mulai membuahkan hasil. Seperti dilansir oleh TMZ, seorang sumber di kepolisian menyebutkan bahwa DJ AM tewas bukan karena bunuh diri tetapi karena overdosis.

Sumber tersebut menjelaskan jika DJ AM yang memiliki ketakutan untuk terbang ini mendapat resep obat Xanax untuk menurunkan kecemasannya ketika ia harus bepergian dengan pesawat terbang sebagai bagian dari pekerjaannya. Ia lalu mengatakan penggunaan Xanax dan obat-obatan lain jenis benzodiazepines, jenis obat penenang untuk menurunkan kecemasan, dapat memicu kembali ketergantungan DJ AM akan obat-obatan.

Lebih lanjut, sumber ini menegaskan kalau overdosis yang dialaminya bukan karena kesedihan setelah putus dengan kekasihnya seperti yang diberitakan belakangan. Ia juga meyakini jika penyebab kematian DJ AM dikarenakan campuran dari kokain dan obat-obatan jenis benzodiazepines.


DJ AM yang baru berusia 36 tahun ini ditemukan tewas di apartemennya hari Jumat lalu setelah polisi mendobrak pintu apartemennya. Kedatangan polisi ini dikarenakan adanya panggilan darurat 911 sekitar pukul 17.24 waktu setempat. Setelah kematiannya tersebut, beredar rumor jika ia tewas bunuh diri karena depresi setelah putus dari mantan kekasihnya yang seorang model, Hayley Wood.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan penyebab kematian DJ AM, polisi kemudian melakukan otopsi. Namun hasil otopsi tidak menjelaskan penyebab kematiannya sehingga pihak kepolisian akan melakukan uji racun dan pemeriksaan jaringan. Sedangkan hasilnya akan keluar beberapa minggu mendatang.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!