Pimpinan Universal Society of Hinduism, Rajan Zed, menuntut klarifikasi dari penyanyi pop tersebut atas penampilannya di video klip "Parachute" yang meniru sosok Dewi Kali.
- Tim WowKeren
- Jumat, 12 Februari 2010 - 16:52 WIB
WowKeren - Cheryl Cole menghadapi masalah baru. Setelah para pemuka agama Hindu mengetahui bahwa penyanyi pop tersebut akan tampil sebagai Dewi Kali di video klip terbarunya, "Parachute", mereka pun kemudian mengambil langkah tegas, seperti dikutip Contact Music.
Rajan Zed, pimpinan Universal Society of Hinduism, menuntut klarifikasi dari Cheryl. "Dewi Kali sangat dipuja dalam ajaran agama Hindu dan ia seharusnya dipuja hanya di dalam kuil, dan bukannya ditiru di video musik untuk publisitas atau menciptakan efek dramatis," ujar Rajan.
"Ini tidak boleh dianggap remeh. Tak ada keyakinan yang boleh dijadikan lelucon, baik itu besar maupun kecil," imbuh Rajan. "Penggunaan konsep dan simbol agama Hindu yang tidak pantas itu tidak baik."
"Kami menerima dengan tangan terbuka bagi para entertainer yang ingin menganut agama Hindu, tetapi mereka harus melakukan dengan serius dan menghormatinya, bukannya menunjukkan konsep dan simbol agama Hindu dengan tidak pantas hanya untuk kepentingan pribadi," tandas Rajan. Adapun Dewi Kali merupakan dewi waktu dan perubahan.
Cheryl bukanlah artis pertama yang mengecewakan umat Hindu dengan menjadi sosok Dewi Kali. Sebelumnya, Heidi Klum juga pernah menjadi target kecaman di tahun 2008 karena saat pesta Halloween ia tampil dengan dandanan seperti dewa. Selain itu, Natalie Portman pernah menjadi Putri Carmensita, sosok religius India, di video mantan kekasihnya, Devendra Banhart, "Carmensita".
Video musik "Parachute" yang memamerkan kepiawaian Cheryl dalam menari baru saja dirilis awal bulan ini. "Parachute" yang ditulis oleh Ingrid Michaelson dan Marshall Altman ini merupakan single ketiga dari album terbarunya, "3 Words".
Nama Cheryl dikenal lewat karirnya bersama grup musik asal Inggris Girls Aloud dengan single "Sound of the Underground". Setelah kesibukannya untuk album solonya, penyanyi berusia 26 tahun ini akan kembali mengerjakan album ke-enam Girls Aloud.
(wk/)