Berlawanan dengan kesan kelam di film "Iron Man 2", Olivia Munn terpaksa syuting ulang untuk semua adegan perannya karena adegan aslinya berkesan ceria.
- Tim WowKeren
- Rabu, 24 Maret 2010 - 11:59 WIB
WowKeren - Olivia Munn akan muncul di film "Iron Man 2", akan tetapi nampaknya peran aktris berusia 29 tahun tersebut telah berubah. Dalam wawancara terbarunya dengan majalah Complex edisi April 2010, Olivia memaparkan kalau ia harus melakukan syuting ulang semua adegannya di film itu.
"Mereka baru saja memberikan peran yang berbeda untuk saya di film itu. Saya harus syuting ulang semua adegan saya," beber Olivia. Ia menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil ketika mereka mulai mengedit film "Iron Man 2".
"Mereka menyadari kalau itu menjadi lebih kelam dari yang mereka perkirakan dan apa pengaruh adegan saya terhadapnya," tandas Olivia. "Bagian saya yang asli lebih terkesan ceria dan humoris."
Film "Iron Man 2" kembali diarahkan oleh sutradara film "Iron Man", Jon Favreau. Film ini diperankan oleh Robert Downey Jr. (Tony Stark/Iron Man), Gwyneth Paltrow (Virginia "Pepper" Potts), Sam Rockwell (Justin Hammer), Mickey Rourke (Ivan Vanko/Whiplash) dan Scarlett Johansson (Black Widow).
Masih berkisah seputar kehidupan Tony Stark, kali ini film "Iron Man 2" mengisahkan tentang Tony yang mendapat tekanan dari pemerintah, media massa dan publik untuk membagikan rahasia teknologinya dengan pihak militer. Ia bersikukuh tidak mau membeberkan teknologinya karena ia khawatir informasi itu akan jatuh ke tangan yang salah.
Di sisi lain, Justin Hammer, pimpinan perusahaan senjata yang mengklaim dirinya sebagai Tony Stark selanjutnya, bekerja sama dengan Ivan Vanko, seorang penjahat yang selagi meringkuk di penjara Rusia telah menciptakan pakaian tempurnya sendiri dan dilengkapi cambuk berbahaya, untuk menjatuhkan Tony.
Kian menambah rumit kehidupan Tony, asisten barunya yang misterius, Natasha, memiliki alter lain dari dirinya, yakni sebagai Black Widow. Kehadiran Natasha menimbulkan ketegangan dalam hubungan asmara Tony dengan mantan asistennya, Pepper Pots, yang kini dipromosikan menjadi CEO di Stark Industries.
(wk/)