Kebakaran kecil di pesta perayaan debut album "Last Train to Paris" itu akhirnya membuat P. Diddy tak boleh lagi memasuki Hotel Manhattan.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Desember 2010 - 10:58 WIB
WowKeren - Rapper P. Diddy memang hobi membuat sensasi. Seperti dikutip dari harian Huffington Post, Diddy sekitar Selasa malam (14/12) telah menggelar pesta di Penthouse Hotel Manhattan untuk merayakan rilis debut album Diddy-Dirty Money, "Last Train to Paris" (2010).
Awalnya, pesta yang disiarkan secara langsung via Ustream itu berjalan lancar. Namun, situasi berubah kacau setelah rambut seorang model wanita yang berendam di bathtub terbakar secara tiba-tiba. Dalam sebuah video yang beredar tampak saat lilin yang terletak di belakang model tersebut mengenai ujung rambut. Untungnya, sang model langsung sadar dan memadamkan api yang membakar rambut keritingnya itu dengan air di dalam bathtub.
"Oh, Oh, Oh. Apakah kamera merekam itu? Apakah kamera merekam kejadian itu?" tanya Kevin Hart yang memandu acara sambil duduk di samping bathtub. "Fabolous adalah orang pertama yang melihat api itu. Dengan jujur saya katakan, kami segera mematikannya secepat yang kami bisa."
Diddy yang terlihat panik dan khawatir sempat muncul dan mempertanyakan kenapa pemadam kebakaran harus dipanggil. Ia kemudian mengambil microphone dan mengumumkan kalau pihak pemadam kebakaran telah meninggalkan lantai atas. Diddy juga menegaskan kalau segalanya telah terkendali.
Menurut seorang sumber, Diddy memberitahu manajer hotel kalau dia hanya mengundang 20 orang ke Penthouse untuk menggelar pesta kecil. Namun yang terjadi justru sebaliknya. 200 orang tamu termasuk Usher, Chris Brown, Miss USA Rima Fakih dan Trey Songz hadir memadati Penthouse yang terletak di lantai 54 itu. Akibat kebakaran kecil itu, Diddy kini tak diperbolehkan memasuki Hotel Manhattan.
(wk/)