Meryl yang sempat diragukan kemampuannya memerankan Margaret Thatcher kini bagai pinang dibelah dua dengan perdana menteri yang menjabat selama 11 tahun itu.
- Tim WowKeren
- Rabu, 09 Februari 2011 - 11:59 WIB
WowKeren - Meryl Streep memang aktris serba bisa. Bukan hanya piawai menyanyi saat membintangi film musikal "Mamma Mia!" dan ahli memasak di film "Julie & Julia", Meryl kini juga jajal kemampuan sebagai politikus di film terbarunya "The Iron Lady".
Tak tanggung-tanggung, ia terpilih memerankan mantan Perdana Menteri Inggris yang menjabat sejak 1979 hingga 1990, Margaret Thatcher. Beberapa waktu lalu, pihak keluarga Margaret Thatcher meragukan kemampuan akting Meryl untuk menghidupkan peran sebagai Margaret. Namun, dengan kehadiran foto pertama Meryl Streep sebagai Perdana Menteri di film "The Iron Lady", paling tidak setengah keraguan tersebut bisa sedikit terhapus jika menyaksikan penampilan fisik dan dandanan rambutnya.
Akhir bulan lalu, aktris berusia 61 tahun tersebut sempat terlihat sedang menyaksikan acara tanya jawab Perdana Menteri di House of Commons untuk mempelajari kehidupan politik di Inggris. Meryl mengaku sangat antusias dan berhati-hati agar dia tak mengecewakan banyak pihak yang mengidolakan sosok politisi yang dijuluki Wanita Besi karena ketegasannya itu.
"Prospek untuk mengeksplorasi sisi sejarah dari wanita yang luar biasa hebat ini sungguh sebuah tantangan yang sangat menarik sekaligus berani," kata Meryl seperti dilansir dari Daily Mail. "Saya mencoba menghidupkan karakter peran itu dengan penuh semangat dan memperhatikan segala detil dari kehidupan nyata Lady Thatcher. Saya hanya bisa berharap kalau stamina yang saya miliki akan setara dengan miliknya."
Film "The Iron Lady" diarahkan sutradara Phyllida Lloyd dan diperkirakan rilis tahun ini. Berperan sebagai Sir Denis Thatcher (suami Margaret) yakni aktor Jim Broadbent.
Film tersebut mengangkat kisah kehidupan mantan Perdana Menteri Margaret Thatcher yang sarat dengan nuansa kontroversial. Berlatar Inggris era 1982, Margaret harus menyelamatkan karirnya sekaligus mencari solusi perdamaian sebelum pecah Perang Falklands dalam kurun waktu 17 hari. Perang antara Argentina dengan Inggris yang sempat berjalan dua setengah bulan itu menjadi penentu keberhasilan Margaret yang kembali menjabat untuk kedua kalinya sebagai Perdana Menteri setelah kemenangan Inggris di Perang Flaklands itu.
Berikut foto Meryl di film "The Iron Lady":
(wk/)