Selain mengaku mampu berkarya tanpa keterlibatan Anang, Syahrini kini juga masih digugat oleh rumah karaoke dan kafe Blue Eyes sebesar Rp. 400 juta.
- Tim WowKeren
- Selasa, 03 Mei 2011 - 13:37 WIB
WowKeren - Syahrini dan Anang Hermansyah rasanya tak akan segera akur. Padahal beberapa waktu lalu, wajah mereka sempat menghiasi layar kaca dan media cetak lewat single duet "Jangan Memilih Aku". Kini, masing-masing pihak memilih putus kontrak lantaran sama-sama tak puas.
Ada rumor yang mengungkapkan kalau Anang-lah yang mendepak Syahrini atas bujukan wanita yang kini menjadi kekasihnya, Ashanty. Namun, kabar lain yang berhembus mengungkapkan kalau Syahrini yang menyingkirkan Anang karena tergiur proyek album solo.
Menurut keterangan produser Anang, Hadi Sanyoto, pada Detik.com, Syahrini-lah yang meminta duet pada Anang saat pertama kali dipertemukan di RCTI sekitar dua tahun lalu. Mantan suami Krisdayanti tersebut kabarnya mendapat tawaran Rp. 200 juta dari ayah Syahrini. Namun, kata Hadi, tak sepeserpun uang itu dibayarkan hingga Anang memutuskan untuk memproduksi sendiri.
Hadi juga mengungkapkan kalau kemungkinan Syahrini yang memang berambisi untuk menjadi penyanyi solo dan bukan atas saran Anang. Ayah Aurel dan Azriel itu sempat memproduseri sekitar 10 lagu untuk album tersebut yang salah satunya adalah single remake "Aku Tak Biasa" yang pernah dibawakan mendiang Alda Risma.
"Awalnya tidak ada yang mau memproduserinya karena Syahrini minta Rp. 3 miliar untuk 3 album. Tapi akhirnya Iwan Sastrawijaya (eksekutif produser album solo Syahrini) mau, dan harganya turun jadi Rp. 700 juta untuk 3 album," kata Hadi yang sampai rela bersumpah pocong demi menguatkan pendapatnya itu. "Tapi karena Syahrini pintar, dia minta bayaran diganti mobil seharga Rp 1,1 miliar yang disetujui oleh Pak Iwan."
Ditambahkan Hadi, dari 10 lagu yang digarap, Syahrini hanya menyetujui lagu "Aku Tak Biasa". Itulah yang jadi alasan utama putus kontrak antara Syahrini dan Anang.
Sementara itu, Iwan yang dihubungi wartawan Detik di tempat terpisah mengungkapkan kalau permasalahan antara Syahrini dan Anang itu disebabkan karena gengsi. Penyanyi kelahiran Bogor berusia 28 tahun itu sesumbar kalau dirinya bisa tanpa keberadaan Anang. "Dia nggak mau janjian ketemuan sama saya dengan Anang. Syahrini bilang ini kan antara label dan saya, kenapa ngajak Anang," ucap pemilik Pelangi Records sekaligus mantan kekasih mendiang Alda Risma tersebut.
Belum selesai urusannya dengan Anang, Syahrini juga tengah digugat sebesar 400 juta oleh rumah karaoke dan kafe Blue Eyes. Ia dianggap melanggar kontrak karena batal tampil sekitar awal Januari karena ayahnya tengah sakit parah. Setelah beberapa kali melakukan mediasi hingga sidang digelar Senin 2 Mei, kasus tetap akan berlanjut.
"Hakim Mediator (Andi Pulungan SH) mengajukan bagaimana kalau permintaan maaf bersama-sama," ujar kuasa hukum Blue Eyes, Haryanto, yang diwawancarai oleh Kompas.com. "Tapi, itu pun ditolak. Kalau menurut Hakim Mediator, dia (pihak Syahrini) terlalu arogan."
(wk/)