Meski demikian, perannya sebagai pilot helikopter penyerang Apache ke Afganistan itu masih menunggu hasil kualifikasi latihan akhir.
- Tim WowKeren
- Jumat, 17 Juni 2011 - 15:05 WIB
WowKeren - Mungkin pekerjaan-lah yang membuat Pangeran Harry mengaku tak ingin buru-buru menikah. The Sun melaporkan kalau Pangeran Harry akan kembali untuk perang di Afganistan sebagai pilot helikopter Apache. Kemungkinan keputusan tersebut akan terungkap sekitar April tahun depan.
Pimpinan Harry dan Ratu Elizabeth II kabarnya telah memberikan ijin bagi Harry untuk mewujudkan impiannya kembali dalam perang dengan Taliban. Apalagi beberapa waktu lalu, Pangeran berusia 26 tahun ini telah naik pangkat sebagai Kapten Angkatan Udara Inggris.
Begitu dia menyelesaikan latihan akhir pertempuran dan penggunaan senjata, Harry akan dipercaya untuk mengendalikan helikopter Apache secara penuh. Helikopter penyerang yang diprediksi bernilat 65 juta dollar tersebut nantinya dilengkapi dengan rudal dari baja serta peralatan lain seperti pistol dan senapan SA80.
Namun ini bukan profesi yang tanpa resiko. Nyawa Harry jadi taruhan jika helikopter tersebut jatuh saat pertempuran.
"Harry akan menghadapi bahaya ekstrim," kata seorang sumber dari Angkatan Udara. "Ini akan menjadi perlombaan antara pihak Taliban dan kekuatan koalisi untuk mendapatkan Harry."
Menurut salah seorang teman dekat, adik Pangeran William ini telah menyadari bahaya yang akan ia hadapi. Kemungkinan Harry tetap berangkat sebagai wujud cintanya pada negara.
"Harry sering membicarakannya," kata sang teman. "Dan mereka mengatakan kalau dia mendapat giliran setelah sukses di latihan akhir. Banyak yang tahu kalau Harry mempertimbangkan untuk menjadi pilot penyerang. Ketika dia memenuhi kualifikasi, maka dia berangkat."
Harry sebelumnya pernah berada di Afganistan sebagai anggota pengontrol udara bersama tentara Blue Royals dari daerah Helmand sekitar 2008. Ia sempat bertugas selama 10 minggu sebelum kabar kehadirannya itu beredar di internet. Harry yang kecewa kemudian memutuskan untuk mundur dari tugas.
(wk/)