Google Inc. Akan Membuka Institut Penelitian Internet di Jerman
SerbaSerbi

Menurut CEO Google Eric Schmidt, institusi itu dibangun untuk mempelajari proses pengembangan teknologi internet dan pengaruhnya bagi masyarakat.

WowKeren - Mengembangkan proyek Google+ yang resmi diluncurkan akhir Juni lalu bukan satu-satunya ambisi Google Inc. tahun ini. Menurut rencana, Google akan membuka institut penelitian internet di universitas tertua Berlin, Humboldt University, sekitar Oktober. Dalam proyek ini, Google juga menjalin kerjasama dengan tiga institusi pendidikan di Jerman lainnya yakni Berlin University of Arts, Social Science Research Center Berlin dan Hamburg Hans-Bredow-Institute.

"Sangat hebat karena kami bisa memenangkan kesepakatan rekanan dengan empat institusi penting," kata CEO Google Eric Schmidt dalam pernyataannya, Senin 11 Juli. "Kita menjadi saksi dari era baru, era internet. Institut ini akan membantu menjelaskan perubahan yang yang berkaitan dengan pengembangan dari terobosan baru teknologi ini."


Ditambahkan oleh Eric, institut baru ini dibangun secara independen oleh Google. Selama tiga tahun pertama, Google akan mendanai institut ini dengan biaya USD 6,41 juta pertahun. Setelah masa tersebut, maka institut tersebut harus mencari sponsor baru.

"Teknologi internet merupakan pencapaian yang telah menjangkau perubahan dunia lebih jauh," kata Dr. Jan-Hendrik Olbertz, Rektor Humboldt University. "Institut penelitian internet yang menghubungkan komunitas ini akan menyediakan pandangan legal, ilmu pengetahuan, sosiologi dan studi budaya tentang kontribusi independen dari internet."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!