Menurut perkiraan firma Lookout, ada 500.000 pengguna yang perangkat Androidnya terinfeksi malware dan kemudian menyusup lewat 400 aplikasi.
- Tim WowKeren
- Rabu, 03 Agustus 2011 - 15:09 WIB
WowKeren - Sebuah firma mobile security, Lookout, telah menyusun laporan bertajuk Mobile Threat Report. Dari laporan tersebut, diprediksi kalau tingkat penyebaran malware (perangkat lunak yang sifatnya merusak sistem operasi) pada Android telah mencapai 2,5 kali lebih banyak dibandingkan 6 bulan lalu.
Diprediksi, ada 500.000 orang yang perangkat berbasis Androidnya terinfeksi malware di pertengahan tahun ini. Jumlah aplikasi yang disusupi juga naik dari 80 menjadi 400 aplikasi.
"Angka ini meningkat karena users sering menggunakan perangkat mobile sesering mereka memakai PC," demikian bunyi laporan tersebut. "Orang-orang sering membaca email, pesan Facebook, pesan teks dan mengirim tweets melalui smartphone dan PC yang terinfeksi."
Lookout mengumpulkan data dari 700.000 lebih aplikasi Android dan iPhone serta 10 juta piranti Android di seluruh dunia. Data untuk memprediksi peningkatan malware itu juga diperoleh lewat sejumlah situs terbuka yang menawarkan aplikasi gratis untuk Android. Sementara kebijakan Apple yang hanya menyebarkan aplikasi untuk iPhone lewat Apple App Store resmi memberikan keuntungan sehingga malware tak bisa sembarangan menyusup ke piranti berbasis iOS.
Awal Juli lalu, telah beredar malware generasi baru, GGTracker, yang dirancang untuk mencuri uang dari pengguna Android. Cara kerjanya, virus tersebut menyusup ke dalam smartphone Android ketika pengguna mengunjungi sebuah website dengan tampilan menyerupai Android Market. Setelah aplikasi terinstal, GG Tracker selanjutnya mendaftarkan pengguna pada sebuah layanan SMS berbayar tanpa setahu mereka.
Demi mengantisipasi penyebaran malware, pengguna piranti mobile disarankan untuk mengunduh dari sumber terpercaya. Selain itu masyarakat juga harus berhati-hati pada alamat URL yang mencurigakan dan waspada jika muncul gejala smartphone bermasalah seperti hilang sinyal atau proses loading yang terlalu lama.
Berikut grafik penyebaran malware Android:
(wk/)