Selain tidak memiliki ijin resmi untuk pemasaran dari perwakilan Apple Inc. di China, toko-toko tersebut juga telah menjual barang selundupan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 13 Agustus 2011 - 09:42 WIB
WowKeren - Pemerintah China di kota Kunming mendapati hadirnya 22 toko Apple palsu di wilayah mereka. Mengantisipasi hal itu, pemerintah telah memerintahkan toko-toko tersebut berhenti memakai logo Apple setelah mendapat protes dari Apple China.
Dari pernyataan yang dirilis Jumat 12 Agustus, pemerintah menyelidiki 11 dari 22 toko Apple palsu tersebut. Sementara 2 diantaranya telah dipastikan melakukan pelanggaran karena tidak memiliki ijin dagang. Selain itu, 22 toko tersebut juga menjual barang selundupan.
Penyelidikan pemerintah Kunming ini dilakukan setelah 2 Agustus lalu Apple China melayangkan surat protes terkait ditemukannya 5 toko Apple palsu di Kunming pada bulan Juli. Toko-toko tersebut diperintahkan untuk menghilangkan segala sesuatu yang menjadi merek dagang Apple terutama logo.
Dalam pernyataannya, Apple China menuduh toko-toko tersebut melakukan pelanggaran kompetisi dan penggunaan merek dagang secara serampangan. 22 toko palsu itu telah melaksanakan perintah tersebut.
(wk/)