Jours Apres Lunes menuai kritik setelah memajang sejumlah foto gadis cilik untuk iklan pakaian dalam anak-anak usia 4 hingga 12 tahun.
- Tim WowKeren
- Kamis, 18 Agustus 2011 - 11:01 WIB
WowKeren - Perusahaan produk mode di Perancis, Jours Apres Lunes, mulai mengarahkan targetnya ke pangsa pasar anak-anak. Namun, iklan untuk promo pakaian dalam anak-anak berusia 4 hingga 12 tahun itu justru menuai kontroversi.
Dalam salah satu foto memperlihatkan seorang gadis kecil mengenakan bra dan celana dalam sambil duduk di atas meja rias. Sementara foto lainnya, memperlihatkan seorang gadis memakai pakaian dalam sedang berpose dengan sebuah boneka.
"Yang membuat hal ini sangat mengganggu adalah kenyataan bahwa Jours Apres Lunes telah membuat lingerie bagi anak-anak yang belum cukup dewasa untuk mengetahui apa makna pakaian dalam itu," demikian ulasan di Fashionista.com. "Selain itu, Jours Apres Lunes juga seharusnya tidak memajang foto-foto promo pakaian dalam tersebut di situs mereka."
"Promo ini telah menjual seksualitas gadis muda dan bisa mengilhami gadis lainnya untuk mengubah gaya pakaian mereka agar lebih mengumbar bagian tubuh," kata Paul Miller, Profesor Psikologi di Arizona State University, Phoneix. "(Lewat foto ini), mereka akan berpikir kalau ini merupakan gaya yang pantas dikenakan."
"Memang lucu ketika seorang gadis kecil mengenakan pakaian, perhiasan ataupun sepatu hak tinggi milik ibunya," kata Marilisa Racco, pengarang buku "Le Snob Lingeries". "Tapi foto-foto ini sama sekali tidak imut. Sangat tidak pantas menyuruh seorang anak berpose dengan rambut disasak seolah-olah dia adalah Brigitte Bardot di film 'And God Created Woman' (1956)."
Sementara itu, Luis Paredes, dari media Lingerie Journal, mengungkapkan kalau kritikan itu hanya berlaku di wilayah Amerika. Sedangkan orang-orang Eropa bersikap lebih independen tentang hal ini.
Jours Apres Lunes bukan satu-satunya perusahaan yang menuai kritik karena berani menampilkan model cilik mengenakan pakaian dalam. Dua minggu lalu, majalah Vogue Enfant Perancis juga diprotes karena menampilkan model Perancis berusia 10 tahun, Thylane Lena-Rose Blondeau, dengan dandanan khas wanita dewasa.
"Kami tak ingin anak-anak tumbuh dewasa terlalu cepat," kata Shari Miles-Cohen, direktur senior di program perempuan American Psychological Association. "Kami ingin mereka bisa berkembang secara fisik, emosi, psikologis dan sosial secara pantas di usia muda."
Tak lama setelah beredarnya iklan cetak Thylane yang dikritik beberapa pihak itu, ibunya, Veronika Loubry, segera mengeluarkan pembelaan. Veronika meminta masyarakat berhenti menghakimi putrinya.
"Aku pernah menemukan foto iklan Petit Bateau dimana ada seorang gadis berusia 11 tahun dengan pose tanpa busana yang lebih mengejutkan. Putriku bahkan tidak telanjang, tak perlu berlebihan mengulas hal ini," ujar Veronika. "Thylane tak tahu tentang kritikan pada foto yang diambil beberapa bulan lalu dan aku ingin melindunginya. Dia masih sangat muda dan kita perlu berhenti membahasnya. Aku tahu kalau kalian semua adalah orang baik yang menyukai putriku jadi aku mengirimkan ciuman pada kalian. Terima kasih."
Berikut ini foto model cilik di iklan Jours Apres Lunes:
(wk/)