Lara Lundstrom Clarke mengaku kalau kejadian saat ia nyaris ditabrak mobil Gwyneth itu justru menghindarkannya dari peristiwa peledakan menara kembar WTC, tempat Lara bekerja.
- Tim WowKeren
- Jumat, 19 Agustus 2011 - 09:31 WIB
WowKeren - Gwyneth Paltrow mengaku terharu atas pengakuan seorang wanita bernama Lara Lundstrom Clarke, yang selamat dalam tragedi World Trade Centre 11 September 2001. Dalam kisahnya yang dimuat di The Morton Reports, Lara mengaku kalau peristiwa saat ia nyaris tertabrak oleh mobil Mercedes SUV Gwyneth justru menghindarkannya menjadi korban tewas dalam peledakan menara kembar tempat Lara bekerja yang dilakukan teroris pendukung Osama bin Laden.
Juru bicara Gwyneth, Stephen Huvane, mengkonfirmasi kalau insiden saat Gwyneth hampir menabrak Lara itu benar-benar terjadi. Aktris film "Contagion" itu mengaku teringat dengan peristiwa yang terjadi di pagi hari sebelum tragedi 11 September. Lewat Stephen, Gwyneth mengaku terharu atas pengakuan Lara tersebut.
Kejadian ini sedikit mirip dengan adegan film istri Chris Martin itu, "Sliding Doors" (1998), dimana Gwyneth juga sempat tertinggal kereta api karena perjalanannya terhalangi seorang anak kecil. "Jika aku berhasil mengejar kereta api itu, aku akan ada di mejaku di lantai 77 menara dua WTC," ujar account manager di Baseline Financial Services tersebut .
Kisahnya bermula ketika Lara hendak menyeberang melewati kawasan jalan 7th Avenue. Tiba-tiba dari arah berlawanan, mobil Gwyneth meluncur dan akan menabrak Lara.
"Aku berhenti dan semua mobil mendadak berhenti. Lalu aku bertatap mata dengan sang pengendara Mercedes yang hampir menabrakku. Ya Tuhan, dia Gwyneth Paltrow," kata wanita berusia 24 tahun tersebut. "Aku tahu dia tinggal dekat situ jadi masuk akal. Dia melambai padaku dari seberang, aku menyeberang dan dia meneruskan perjalanannya. Setidaknya jika aku terlambat, maka aku akan punya cerita untuk disampaikan."
Lara kemudian berjalan cepat menuruni tangga untuk mengejar kereta bawah tanah. Dia sudah sampai di peron namun pintu kereta telah menutup dan membuat Lara tertinggal. "Saat itu, aku merasa terganggu dengan semua hal yang membuatku terlambat di hari itu termasuk juga Gwyneth Paltrow," ujar Lara.
Namun, peristiwa tersebut justru membuatnya selamat. Beberapa jam saat Lara keluar dari stasiun, seseorang berteriak, "'Merunduk, kembalilah ke stasiun bawah tanah, ada bom'."
"Benar-benar kekacauan karena terjebak di ruang bawah tanah sebuah gedung. Aku hanya bisa berpikir tentang apa yang terjadi dengan orangtuaku jika aku mati," kata Lara. "Jantungku terpacu dan aku merasa lumpuh serta tak bisa bicara. Keluarkan aku dari sini. Aku butuh berada di luar."
Lara mengaku berterima kasih pada Gwyneth. Meski begitu, ia juga berduka karena beberapa koleganya telah tewas akibat peristiwa tersebut.
(wk/)