Pemain Timnas Tolak Wim Rijsbergen
SerbaSerbi

Para pemain mengaku sakit hati atas penyataan Rijsbergen yang menganggap mereka belum siap berlaga di level internasional yang lebih tinggi.

WowKeren - Setelah mendapat dua kekalahan beruntung di babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2014 Zona Asia, menyulut perpecahan di tubuh Timnas Indonesia. Sejumlah pemain menyatakan kekecewaan bahkan menolak dilatih lagi oleh Wim Rijsbergen.

Kekecewaan para punggawa tim Garuda bermula dari pernyataan Wim usai dilibas Bahrain 0-2. Pelatih asal Belanda ini menganggap jika pemain Timnas saat ini bukanlah tim pilihannya.

Penyataan yang menyakitkan lainnya saat Wim mengatakan banyak pemain yang tidak siap menghadapi laga bertaraf internasional pada level tinggi.

"Saya pribadi, kalau dia (Wim) masih menjadi pelatih saya tidak mau, karena kata-kata dia dengan menyalahkan pemain di media sangat keras," kata Kiper Fery Rotinsulu kepada Tribunnews. "Semua pemain disalahkan padahal pelatih tidak boleh ngomong seperti itu."

Fery juga meyakini mayoritas skuad Tim Garuda akan menyatakan hal yang sama bila ditanya ketidakcocokan mereka dilatih oleh mantan Asisten Pelatih Timnas Trinidad dan Tobago itu. Kiper Sriwijaya FC itu meminta kepada kapten tim, Bambang Pamungkas, agar segera memberikan klarifikasi dengan mengakomodir semua keinginan rekan-rekannya di timnas untuk menyampaikan aspirasi mereka.


"Ya, saya kira tidak hanya saya, kawan-kawan yang lain akan berpikiran sama," lanjut Ferry. "Tapi kami memiliki kapten, biarlah kapten yang maju duluan. Apapun keputusan kapten kami sebagai pemain akan ikut."

"Kalau Wim memang tidak mau, mengapa dia tidak memilih sendiri pemain saat pertama kali ditunjuk jadi pelatih," lanjut Ferry. "Bukan seperti ini caranya, dia sangat tidak menghargai usaha dan kerja keras kawan-kawan. Siapapun pemain tidak ada yang mau kalah."

Gelandang Firman Utina juga tidak menutupi rasa kecewanya pada sikap sang pelatih. "Saat skarang kami bagaikan anak ayam yg di tinggal induknya," tulis Firman Utina melalui akun Twitter.

"Tapi harus diingat kita adalah 1 tim yg harus ber-1 dan tidak bercerai berai," tulis Firman. "Seharusnya kita cari solusinya sama-sama menir (panggilan untuk Wim)."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!