Facebook Uji Coba Fitur Baru Smart List
SerbaSerbi

Smart List merupakan sistem pembagian grup menjadi tiga kelompok yakni grup rekan kerja, grup teman sekolah dan grup teman yang tinggal dalam jarak 50 mil dari tempat tinggal.

WowKeren - Facebook tak mau kalah dengan Google+ yang memiliki fitur Circles. Jejaring sosial ciptaan Mark Zuckerberg, Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin dan Chris Hughes itu tengah menguji coba fitur baru Smart List, sistem klasifikasi otomatis yang membagi pengguna dalam grup-grup.

Klasifikasi itu dibagi tiga yakni grup rekan kerja, grup teman sekolah dan grup yang tinggal dalam jarak 50 mil di kota tempat tinggal pengguna. Tak hanya itu, Facebook juga menghadirkan fitur tips yang menjelaskan tentang fungsi "Friend List Feed Filters". Dengan begitu, pengguna yang masih awam tak akan kesulitan ketika mereka mengatur ataupun menambahkan teman baru dalam daftar di Friend Lists.


Selama tujuh tahun beroperasi, Facebook telah memiliki 750 juta anggota di seluruh dunia. Namun kesuksesan tersebut bukan tanpa halangan. Bulan lalu, Facebook mendapat masalah di Jerman dan Eropa karena fitur "Like".

Data Protection Commissioner's Office (kantor komisaris perlindungan data) Propinsi Schleswig Holstein, Jerman, menilai Facebook telah membuat profil pribadi dari user/non-user Facebook yang merupakan pelanggaran dari hukum perlindungan data di Jerman dan Eropa. Pemerintah kemudian memerintahkan untuk menyingkirkan "Like Button" dan menutup "Fan Pages" Facebook dari semua website. Jika melanggar dikenakan denda 50.000 euro atau sekitar Rp 600 juta.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!