Inter Milan Juru Kunci Grup B
SerbaSerbi

Menjamu tamunya Trabzonspor, Inter malah takluk 0-1 lewat gol tunggal Ondrej Celustka.

WowKeren - Inter Milan merupakan satu-satunya kontestan langganan Liga Champions yang menuai hasil buruk di laga perdana fase Grup Liga Champions. Menjamu tamunya Trabzonspor di Giuseppe Meazza (San Siro), Kamis, 15 September, dini hari WIB, Inter yang menjadi juara tahun 2010 takluk 0-1.

Trabzonspor sebenarnya sudah tersingkir dari laga Liga Champions setelah kalah dari Benfica di babak ketiga. Namun, klub asal Turki itu bisa hadir sebagai pengganti Fenerbahce.

Mendapat dukungan penuh dari suporter yang memenuhi stadion, lini depan Inter sepertinya tumpul. Justru Trabzonspor yang mampu mencuri gol lewat Ondrej Celustka di menit ke-76.

Dengan hasil tersebut, Trabzonspor menempati posisi teratas Grup B. Sementara Inter menjadi juru kunci.

Menanggapi hasil memalukan itu, pelatih Inter Milan, Gian Piero Gasperini, mengaku siap menanggung resiko. Termasuk siap menerima kemarahan para pendukungnya.

Maklum, ini bukan kekalahan pertama Inter sejak diasuh Gasperini. Nerazzurri telah memainkan empat pertandingan resmi sejak ditangani Gasperini dan Inter hanya mampu meraih hasil maksimal seri 0-0 saat melawan Lecce di laga pembuka Serie A. Selain takluk dari Trabzonspor, Inter juga menelan kekalahan 3-4 dari Palermo awal pekan ini.


"Pasti ada reaksi kekecewaan atas kekalahan ini. Sebab, skuad ini sangat kuat dan menunjukkan permainan dengan level tinggi," kata Gasperini. "Dalam sepak bola saat-saat ini bisa terjadi dan kita harus kembali ke jalur kemenangan."

Gasperini memang telah mengubah formasi idolanya saat menghadapi Trabzonspor. Dia meninggalkan strategi 3-4-3, dan mencoba menggunakan empat bek di lini pertahanan. Perubahan ini dilakukan Gasperini setelah Presiden Massimo Moratti memberikan kritik keras. Namun dia membantah ia telah dipaksa untuk menjalankan pola itu.

"Tidak ada yang menekan saya untuk memilih satu formasi atau lainnya, itu penemuan total. Semua itu saya lakukan adalah mencoba untuk memperbaiki kesalahan (dari pertandingan kontra Palermo)," ujar Gasperini kepada AFP. "Dua kekalahan menyakitkan. Kami bermain berbeda hari ini, kami memiliki banyak pilihan dan masih bisa melakukannya dengan sangat baik di liga."

Pada pertandingan lain Grup B, Lille berbagi angka 2-2 saat menjamu CSKA Moskow di Stadium Lille Metropole. Moussa Sow membawa Lille unggul duluan pada menit ke-45 dan digandakan Benoit Pedretti di menit 57.

Momen perandingan Grup B Liga Champions di galery.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!