Untuk sementara waktu G-Dragon tidak akan melakukan kegiatan bermusik apapun di Jepang, demikian juga Big Bang.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 08 Oktober 2011 - 09:38 WIB
WowKeren - Gara-gara tersandung kasus narkoba, G-Dragon tidak akan bisa melakukan kegiatan apapun di Jepang. Setelah YG Entertainment dan Avex mengumumkan secara resmi album baru G-Dragon&T.O.P batal dirilis 9 Oktober, kini perusahaan juga mempetieskan karir G-Dragon di Jepang untuk sementara waktu.
Jepang dikenal lebih toleran daripada Korea Selatan untuk artis yang melakukan kesalahan seperti kasus narkoba atau suatu hal yang memiliki dampak negatif kepada masyarakat. Di Jepang, artis yang membuat permintaan maaf publik setelah melakukan kesalahan adalah hal lumrah. Mereka akan 'diampuni' dan diijinkan untuk melanjutkan aktifitas. Sementara di Korea Selatan, penampilan G-Dragon masih ditayangkan secara normal, tapi tiga stasiun TV lainnya resmi menyatakan bahwa mereka tidak akan menayangkan G-Dragon lagi hingga kasus ini selesai.
Belum diketahui apakah G-Dragon akan mengambil cara yang sama untuk membuat permintaan maaf ke publik Jepang. Sebagian besar media Jepang sedikit ragu dengan cerita G-Dragon menghisap rokok ganja hanya beberapa kali. Para ahli setuju bahwa menghisap rokok ganja beberapa kali tidak akan meninggalkan jejak di sistem tubuh.
Apapun itu, baik YG Entertainment dan Avex sudah terlanjur mencak-mencak. Pasalnya, G-Dragon adalah leader Big Bang yang menjadi mesin uang utama mereka.
Aktifitas Big Bang yang ikut dihentikan untuk sementara akan mempengaruhi pemasukan agensi dan menempatkan YG Entertainment pada posisi sulit. Kabarnya, agensi akan fokus pada kegiatan 2NE1, artis mereka yang lain.
(wk/)