Selain itu, banyak pelanggan juga kecewa dengan desainnya yang masih sama dengan iPhone 4 serta tidak didukung 4G.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 15 Oktober 2011 - 12:52 WIB
WowKeren - Ponsel terbaru Appple, iPhone 4S, laris bak kacang pada hari pertama penjualan di tujuh negara, Jumat (14 Oktober). iPhone 4S merupakan peluncuran smartphone paling sukses yang dilakukan oleh Apple. Sayang, perangkat yang dinanti-nantikan itu ternyata tidak sepenuhnya memuaskan pelanggan.
Pembeli di Inggris sudah kecewa pada fitur andalan iPhone 4S yaitu Siri. Dilaporkan bahwa fitur perintah suara itu belum terkait dengan peta setempat sehingga belum bisa diandalkan untuk memberikan informasi.
Apple kemungkinan belum memprogram fitur navigasi ke dalam Siri. Itu artinya, pelanggan di Inggris belum bisa mengajukan permintaan arah pada "asisten pribadi" seperti yang sudah diterapkan di Amerika Serikat.
Padahal, sebagian besar pelanggan penasaran dengan fitur Siri tersebut. Sepertinya, pembeli di Inggris masih harus memanfaatkan Google Maps untuk merencanakan rute dan mencari tujuan.
Bukan hanya di Inggris, pembeli di Amerika Serikat juga ternyata kecewa dengan produk terbaru itu. Menurut sebuah survei yang dilakukan Retrovo terhadap 1.300 pengguna di negeri Paman Sam, 47 persen pemilik iPhone 4 saat ini kecewa dengan iPhone 4S.
Sebanyak 21 persen kecewa karena iPhone baru itu tidak memiliki desain yang berbeda dari pendahulunya. Sementara 29 persen lainnya sebenarnya mengharapkan ada dukungan terhadap jaringan 4G di dalamnya.
Juru bicara Retrov, Andrew Eisne, mengatakan bahwa meski pengguna merasa kecewa tapi permintaan terharap iPhone 4S akan tetap tinggi. Bahkan, pengguna smartphone secara umum lebih menyambut gembira datangnya iPhone 4S dibanding penggemar iPhone itu sendiri.
Dari survei terhadap pemilik smartphone non Apple, 71 persen di antaranya mengatakan tidak kecewa pada iPhone 4S. Hanya sekitar 29 persen yang mengaku kecewa karena berbagai alasan.
(wk/)