Kematian Muammar Gaddafi Sudah Diprediksi Sebuah Sitkom Tahun 1987
Nasional

Sitkom yang berjudul "Second Chance" itu mengambil setting di kantor Santo Petrus tanggal 29 Juli 2011 dimana Gaddafi mati kena tembakan dalam peperangan.

WowKeren - Kabar kematian Muammar Gaddafi tanggal 20 Oktober menjadi pembicaraan hangat di seluruh dunia. Diktator Libya yang memerintah sejak tahun 1969 itu telah diburu selama berbulan-bulan dan akhirnya tewas setelah diserang pasukan revolusioner di Sirte, tempat kelahirannya.

Ternyata, kematian Gaddafi telah diprediksi sekitar 24 tahun yang lalu dalam sitkom Matthew Perry tahun 1987 yang disiarkan melalui stasiun Fox. Sitkom yang hanya tayang dua bulan itu berjudul "Second Chance" dan memprediksi bahwa Gaddafi akan meninggal tahun 2011.

Setting pembukaan sitkom itu berlokasi di kantor Santo Petrus tanggal 29 Juli 2011. Adegan ini bercerita tentang orang-orang yang sudah meninggal dan bertemu dengan Santo Petrus di gerbang akhirat pada tahun 2011.

"Tamu" pertama yang datang adalah peserta kontes kecantikan dan yakin masuk surga. Kedua adalah Muammar Gaddafi yang ditembak mati dalam sebuah peperangan. Di gerbang akhirat, ia diputuskan masuk neraka.


Mungkin ini sebuah kebetulan yang aneh. Meski prediksinya tidak semuanya benar. Karena di sitkom tersebut dikatakan jika Gaddafi meninggal 29 Juli 2011. Tapi kenyataannya, ia meninggal 20 Oktober.

Berikut tayangan sitkom yang menampilkan Muammar Gaddafi meninggal tahun 2011:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!