Pihak LAPAN memprediksi SPELDA akan jatuh hari ini, Sabtu (22 Oktober), sekitar pukul 09:00 WIB.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 22 Oktober 2011 - 08:20 WIB
WowKeren - Dalam hitungan jam, sebuah sampah ruang angkasa akan jatuh di Bumi dan berpotensi menghantam wilayah Indonesia. Benda tersebut adalah SPELDA yang merupakan dudukan satelit di bekas roket Ariane milik Perancis.
"Perkiraannya selalu berubah. Tapi perkiraan terakhir SPELDA jatuh besok (Sabtu, 22 Oktober), sekitar pukul 09:00 WIB," kata Deputi Sains, Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan LAPAN, Thomas Djamaluddin, Jumat (22 Oktober). "Jatuhnya diduga di dekat Papua."
LAPAN juga memprediksi SPELDA akan jatuh di perairan Laut Pasifik. "Secara umum, memang bahaya kalau sampah antariksa ini jatuh di pemukiman, tapi kami memprediksi di lautan."
"Kami akan terus melakukan pantauan," lanjut Thomas. "Terutama di saat-saat kritis. Ketika benda antariksa ada di ketinggian 200 kilometer dan mulai memasuki atmosfer padat."
Thomas menjelaskan, perhitungan prediksi jatuhnya sampah antariksa memang selalu berubah. Sebelumnya, SPELDA diprediksi jatuh di wilayah barat Indonesia pada Jumat (21 Oktober). Namun, perkiraan jatuhnya kini semakin bergeser ke arah Timur.
Selain SPELDA, benda ruang angkasa yang juga mengancam Bumi adalah satelit teleskop sinar-X milik Jerman bernama ROSAT. Para ahli astronomi masih sibuk memprediksi jatuhnya satelit tersebut. Namun beberapa ilmuwan memperkirakan bahwa ROSAT akan jatuh hari ini, Sabtu (22 Oktober).
(wk/)