Satelit ROSAT Jatuh di Teluk Benggala
Nasional

Satelit sinar-X milik Jerman itu menghantam Bumi di sebelah barat laut Indonesia pada Sabtu (23 Oktober) malam.

WowKeren - Badan Antariksa Jerman atau German Aerospace Center (DLR) akhirnya telah menemukan tempat peristirahatan terakhir dari ROSAT. Satelit sinar-X milik Jerman itu jatuh ke Bumi dan mendarat di Teluk Benggala, di tenggara India atau barat laut Indonesia pada Sabtu (22 Oktober) malam.

Sebelumnya, sampah ruang angkasa itu jatuh ke orbit Bumi pada akhir pekan lalu, terbakar saat melintas menuju samudera India dan bergerak ke arah Myanmar dan China. Namun saat itu petugas kontrol di DLR belum dapat memastikan di mana jatuhnya satelit tersebut.

Dari data pelacakan yang diamati NASA per 23 Oktober, tidak diketahui adanya bagian dari satelit itu yang menghantam daratan. Hal ini melegakan warga dari dua kota berpenduduk sangat padat di China, Chongqing dan Chengdu, yang berada pada jalur jatuhnya satelit tersebut.


"Dengan telah diketahuinya keberadaan terakhir ROSAT, salah satu misi ilmiah ruang angkasa Jerman yang paling berhasil, telah tiba pada akhirnya," kata Ketua Dewan Eksekutif DLR, Johann-Dietrich Worner. "Kami berterima kasih atas dedikasi dari mereka yang terlibat di DLR dan mitra nasional maupun internasional patut diteladani."

"Setelah sekitar 48 jam mengamati, kami tidak mendapatkan laporan adanya kerusakan," lanjut juru bicara DLR, Andreas Schutz. "Kami memperkirakan, seluruh bagian satelit itu jatuh ke air."

Selama delapan tahun masa kerja ROSAT, Worner menyebutkan bahwa lebih dari 4.000 ilmuwan dari 24 negara telah memanfaatkan satelit itu untuk melakukan pengamatan. Banyak proses energi tinggi yang terjadi di alam semesta terpantau pertama kali lewat teleskop ini.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!