Menurut Rahmad, Kamboja setipe dengan Myanmar yang bermain kompak disiplin dan memiliki semangat juang yang tinggi.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 November 2011 - 09:38 WIB
WowKeren - Timnas U-23 akan memulai kiprahnya di penyisihan grup A SEA Games XXVI dengan menghadapi Kamboja nanti malam, Senin (7 November). Pelatih Rahmad Darmawan mengaku sudah mengetahui gaya bermain Kamboja.
"Saya pikir, lawan Kamboja, kita sudah punya gambaran bagaimana tipikal permainan mereka," ujar RD, sapaan Rahmad. "Kita sudah tahu, mereka lebih mirip dengan Myanmar atau Laos."
Meski demikian, RD menegaskan bahwa menghadapi Kamboja tidak akan mudah. Ia berharap agar anak asuhnya tetap waspada.
"Mereka main dengan kompak, disiplin dan semangat juang yang tinggi. Dan ini yang harus diwaspadai oleh pemain," ujar mantan pelatih Sriwijaya FC itu. "Karena kemarin bisa kita lihat kegigihan Myanmar mampu meredam keagresifan Vietnam. Jadi, ini yang harus jadi landasan buat anak-anak bagaimana mereka main lebih efisien."
Laga kontea Kamboja di stadion Gelora Bung Karno itu akan menjadi ujian sesungguhnya buat tim asuhan Rahmad apakah siap memenuhi target meraih medali emas. Untuk mengatasi tekanan pada laga perdana, RD meminta Egi Melgiansyah dkk main lepas.
"Secara keseluruhan tim siap menghadapi pertandingan lawan Kamboja. Tim juga dalam kondisi bagus," ujar Rahmad. "Kita belum tahu lawan akan bermain seperti apa. Tapi, yang paling penting adalah bagaimana memberikan anak-anak kebebasan bermain. Tetapi tepat dalam pattern of play."
"Mereka harus bisa main lepas dan tidak terlalu berpikir ini partai yang sulit buat mereka. Saya ingin mereka menikmati pertandingan ini," lanjut Rahmad. "Pertandingan pertama biasanya memang tidak mudah."
Sementara itu, pihak Kamboja mengaku tidak terlalu mengkhawatirkan suporter Indonesia yang akan "meneror" mereka di laga perdana SEA Games XXVI. Mereka berprinsip, yang turun ke lapangan adalah pemain, bukan suporter.
Demi menampung suporter Indonesia, pihak panitia pertandingan juga menyiapkan jumlah tiket yang lebih banyak daripada laga-laga lain. Untuk laga nanti, panitia menjual 72.500 lembar tiket.
"Meski kami tampil di luar kandang, yang main tetap saja para pemain," kata kapten Kamboja, Khoun Laboravy. "Jadi, merekalah yang akan bekerja keras di lapangan, bukan suporter."
(wk/)