Andersen yang mengawali balapan dari posisi tujuh berhasil menyudahi balapan di urutan terdepan dengan catatan total waktu tercepat 14:50,669 detik.
- Tim WowKeren
- Selasa, 08 November 2011 - 11:47 WIB
WowKeren - Andersen Martono, membawa nama harum Indonesia di pentas mampu berbicara di pentas Asia melalui cabang olahraga karting. Andersen tampil sebagai juara Asian Karting Open Championship (AKOC) Series IV kelas Formula 125 Senior Open di Manila, Filipina, Minggu (6 November).
Berlaga di sirkuit Clark International Speedway, Manila, pegokart dari Tim Kartmaster tersebut menorehkan total waktu tercepat 14:50,669 detik dengan best lap 59,770 detik yang dicatatkan di lap keenam. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati pegokart tuan rumah, Archim Lagman dari RP One Team dengan catatan waktu 14:50,704 detik dan Bobby Domingo dari Auts Racing Team dengan catatan waktu 14:57,073 detik.
Karena saat pra final Andersen hanya finish di posisi ketujuh, maka ia mengawali lomba di final dari posisi ketujuh. Meski demikian, ia berhasil melejit ke posisi empat di lap awal. Bahkan saat memasuki lap kedua, Andersen terus merangsek ke posisi tiga usai melewati kompatriotnya Tommy Soebroto dari tim Stratos Motorsport Indonesia.
Perlawanan Andersen semakin kuat dan kemudian berhasil menyalip pegokart tuan rumah, Archim Lagman di posisi dua. Puncaknya di lap ke delapan, Andersen mengambil alih posisi terdepan dari Wei Ron Tan (BHP Petrol Racing Team Malaysia).
Kemenangan ini membawa posisi Andersen di klasemen sementara terangkat dari peringkat 10 ke posisi enam dengan nilai 42 poin. Ia menggeser tempat Christian Silvano.
Bagi Anderson, hasil ini benar-benar di luar bayangannya. Karena saat babak pra-final sehari sebelumnya, siswa sekolah Pelita Harapan ini cuma finis ketujuh sehingga hanya berani menargetkan masuk 10 besar di final. Tapi, berkat kegigihannya, ia malah berhasil jadi juara.
"Ya, saya sangat bahagia dengan hasil lomba ini," kata Andersen. "Dan semua ini selain karena Tuhan, juga dukungan dari keluarga, tim Kartmaster, teman-teman dan para pengajar serta staff Sekolah Pelita Harapan."
(wk/)