Alfred Riedl: Peluang Indonesia Menang Hanya 10 Persen
SerbaSerbi

"Tentu saja mereka (Timnas) pasti ingin menang, tapi kita juga harus realistis. Akan sangat sulit untuk menang," kata Riedl.

WowKeren - Mantan pelatih Timnas, Alfred Riedl, angkat bicara terkait perjuangan Indonesia pada Kualifikas Piala Dunia 2014. Menurutnya, Indonesia tidak punya peluang besar untuk menang lawan Qatar, Jumat (11 November) malam nanti.

Indonesia saat ini terpuruk di dasar klasemen Grup E. Dari tiga laga yang telah dilalui, Bambang Pamungkas cs belum mengumpulkan satu poin pun karena selalu menderita kekalahan.

Untuk lolos ke babak selanjutnya, Indonesia harus menyapu bersih tiga laga sisa. Riedl berpesan agar orang-orang berpandangan realistis terhadap laga Indonesia kontra Qatar.

"Saya tahu mereka akan bermain melawan Qatar dan saya terkejut dengan staf pelatih dan orang-orang yang masih bicara pergi ke sana dan memenangkan pertandingan," kata pelatih asal Austria saat ditemui Kamis (10 November). "Tentu saja mereka pasti ingin menang, tapi kita juga harus realistis. Akan sangat sulit untuk menang, mungkin di mata saya peluangnya cuma 10 persen."


"Sejauh ini hasil kualifikasi Piala Dunia cukup mengecewakan bagi mereka," kata Riedl. "Tapi, dalam sepak bola semuanya mungkin dan mudah-mudahan pemain Indonesia berhasil."

Riedl yang kini menjadi staf di timnas Laos menilai penampilan timnas jauh menurun jika dibanding saat masih dalam asuhannya. Riedl menilai, pengurus PSSI sekarang tidak tegas dan inilah yang membuat skuad Garuda sulit maju.

"Kita harus adil. Bermain di kualifikasi Piala Dunia dan Piala AFF itu berbeda. Kualifikasi Piala Dunia jauh lebih sulit," lanjutnya. "Yang penting, orang-orang yang bertanggung jawab di dalam timnas harus berpikir tentang cara mereka memperlakukan pemain."

"Ada pemain tidak datang (ke pelatnas), seperti Boaz Salossa dan Ricardo Salampessy. Mereka bilang mereka kecapaian, bagaimana mungkin mereka kecapaian kalau tidak ada pertandingan di liga atau laga internasional," ungkapnya. "Alasan seperti ini tidak saya tolerir di zaman saya dan tidak mengizinkan ini terjadi di era saya. Sederhana saja, mereka masuk tim atau tidak. Itu saja."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!