Video siswa SD angkat omprengan Makan Bergizi Gratis di Nias Selatan viral, BGN Sumut beri respon.
- Rabu, 22 Juli 2026 - 21:02 WIB
WowKeren - Sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Nias Selatan menjadi sorotan setelah video mereka mengangkat wadah makanan Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui jalan curam viral di media sosial. Kejadian ini terjadi pada Senin, 20 Juli 2026, dan menarik perhatian banyak orang, termasuk Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Wilayah Sumatera Utara, Agung Kurniawan.
Dalam video yang diunggah di akun Instagram @snc.suara_nusantara, tampak siswa-siswa SD dengan semangat mengangkat omprengan tersebut di tengah jalur yang menanjak. Agung Kurniawan membenarkan bahwa kejadian ini memang berlangsung di salah satu sekolah di Kabupaten Nias Selatan. "Iya (benar video viral itu), Nias Selatan," ujar Agung saat dikonfirmasi.
Agung menjelaskan bahwa setelah melihat video tersebut, BGN langsung mengambil tindakan dengan memberikan teguran kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang bertanggung jawab. "Tapi begini, Bang. SPPG-nya itu sudah kami sampaikan teguran, bahwasanya untuk anak-anak sekolah, itu tidak boleh membawa omprengan. Baik itu, dari pinggir jalan sampai ke sekolah, itu enggak boleh," ungkapnya.
Menurut Agung, seharusnya pengantaran omprengan MBG hingga ke sekolah menjadi tanggung jawab relawan atau petugas SPPG. Ia menegaskan bahwa siswa tidak seharusnya terlibat dalam pengangkutan makanan tersebut. "Jadi catatan untuk kita untuk perbaikan-perbaikan, karena kan sekarang sedang perbaikan masif. Ya, untuk hal-hal teknis seperti itu, juga harus kami perhatikan," tambahnya.
Keputusan untuk memberikan teguran diambil setelah kejadian tersebut viral dan menjadi pembicaraan hangat di kalangan masyarakat. Agung meminta maaf atas insiden ini dan menyatakan bahwa pihaknya akan memastikan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. "Nah, itu sudah kami tegur, langsung kita evaluasi. Kemudian pengantaran kami pastikan itu yang mengantar adalah relawan hingga ke sekolah. Kami juga minta maaf kepada semua dan publik," ujarnya.
Agung Kurniawan juga menegaskan bahwa pihak BGN terbuka untuk menerima masukan dari masyarakat terkait pelaksanaan dan distribusi program Makan Bergizi Gratis agar ke depannya dapat berjalan lebih baik. "Jadi catatan untuk kita untuk perbaikan-perbaikan, karena kan sekarang sedang perbaikan masif. Ya, untuk hal-hal teknis seperti itu, juga harus kami perhatikan itu sih," tutup Agung.
(wk/timw)