PlayBook kurang diminati karena harganya yang mahal dimana saat dirilis April lalu dijual seharga Rp 4,5 juta.
- Tim WowKeren
- Rabu, 23 November 2011 - 14:12 WIB
WowKeren - Research in Motion (RIM) melakukan kebijakan baru terkait penjualan tablet BlackBerry PlayBook. Perusahaan asal Kanada itu kembali memangkas harga PlayBook hingga di bawah harga ritel. Pasalnya, produk tersebut kurang diminati karena harganya mahal.
Di pasar tablet Amerika, PlayBook berkapasitas 16 GB diobral menjadi 199 dolar atau sekitar Rp 1,8 juta (kurs Rp 9.050). Padahal saat dirilis April lalu, tablet tersebut dijual seharga 499 dolar (Rp 4,51 juta).
Selain itu, PlayBook 32 GB juga turun harga yang kini hanya dijual 299 dolar (Rp 2,7 juta). Sedangkan untuk PlayBook 64 GB dilepas dengan harga 399 dolar (Rp 3,61 juta).
Pemangkasan harga PlayBook itu akibat penjualan yang tidak memenuhi target. Pada kuartal I-2011, penjualan PlayBook sempat melampaui 500 ribu, tetapi kuartal II-2011 hanya terjual 200 ribu unit saja. Jumlah itu jauh di bawah target RIM yang ingin menjual 700 ribu unit pada kuartal II-2011.
Anjloknya penjualan PlayBook ini secara tidak langsung karena belum bisa bersaing dengan iPad 2 milik Apple. Selain itu pesaing makin ramai dengan harga yang jauh lebih murah. Sebut saja Kindle Fire besutan Amazon hanya dibanderol 199 dolar (Rp 1,8 juta) atau tablet Nook senilai 249 dolar (Rp 2,25 juta).
Co-CEO RIM, Jim Balsillie, sudah memperkirakan bahwa penjualan PlayBook dan bisnis RIM secara keseluruhan akan menurun pada kuartal II-2011. "Kami melihat penurunan pada kuartal I-2011 akan berlanjut pada kuartal II-2011. Penundaan pengenalan produk baru hingga Agustus juga bisa menyebabkan penurunan itu," kata Jim.
(wk/)