RIM Selidiki Pembobolan Software Tablet BlackBerry PlayBook
SerbaSerbi

Penyelidikan ini dilakukan setelah tiga pengembang software mengklaim mampu membobol dan akan membeberkan hasilnya lewat tool bernama DingleBerry.

WowKeren - Research In Motion agaknya tengah kecolongan. Pasalnya, tiga orang pengembang software telah meng-crack software tablet BlackBerry PlayBook.

Tiga hacker itu berjanji akan membeberkan rahasia pembobolan itu lewat tool bernama DingleBerry dalam kurun waktu seminggu. Sejauh ini klaim pembobolan tersebut masih diselidiki oleh perusahaan handset yang berbasis di Kanada itu. Jika berhasil, ini akan merusak reputasi RIM sebagai perusahaan yang dikenal paling ketat dalam hal keamanan dan privasi user itu.

"Jika hasil investigasi membuktikan PlayBook dapat dijebol, RIM akan mengikuti proses respons standar, yakni membuat dan merilis update software," kata pihak RIM. "Update ini untuk meminimalkan dampak yang bisa mengenai konsumen atau operator yang menjadi mitra kami."


Dalam klaimnya, para pengembang menunjukkan bahwa mereka bisa menggunakan PlayBook untuk melakukan streaming acara TV dari layanan online Hulu. Dan hal itu merupakan sesuatu yang tidak umum untuk tablet RIM. Istilah jailbreaking tersebut merujuk pada peretasan software yang memungkinkan akses ilegal ke sistem komputer atau menjalankan program yang tidak resmi.

Yang pasti, pengguna smartphone BlackBerry tak perlu khawatir. RIM memastikan kalau handset smartphone tak akan terkena dampak dari praktik ini. Pasalnya, PlayBook menggunakan sistem operasi yang berbeda dengan smartphone BlackBerry yakni QNX.

PlayBook dirilis perdana di Amerika pada April tahun ini. Dalam perjalanannya, gadget dengan berat 425 gram ini menjadi perangkat tablet pertama yang memenangkan sertifikasi keamanan yang disetujui untuk penggunaan di instansi pemerintahan Amerika Serikat.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!