FBI menemukan salah satu server di China memiliki sejumlah data rahasia yang diduga dicuri dari Kamar Dagang dan Industri Amerika Serikat.
- Tim WowKeren
- Jumat, 23 Desember 2011 - 11:56 WIB
WowKeren - Tebalnya sistem pertahanan komputer milik Kamar Dagang dan Industri Amerika Serikat tidak bisa menjamin keamanan data mereka. Tahun lalu, sistem pertahanan komputer mereka berhasil dijebol oleh hacker. Sejumlah data penting para anggotanya pun diduga berhasil diintip oleh sang hacker.
Baru-baru ini, Federal Bureau of Investigation (FBI) menuduh hacker China terlibat dalam aksi pembobolan tersebut. Mereka mengklaim menemukan fakta bahwa salah satu server di China memiliki sejumlah data rahasia yang diduga dicuri dari lembaga tersebut.
Namun hal itu dibantah oleh pemerintah China. "Tidak ada yang bisa dikatakan soal tuduhan tidak mendasar itu," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Weimin.
Meskipun sudah terjadi selama setahun, tapi aksi itu baru terendus baru-baru ini. Masih belum diketahui juga data apa saja yang berhasil diciduk oleh pelaku. Saat ini Kamar Dagang dan Industri milik Amerika Serikat dihuni oleh ratusan anggota yang sebagian besar mewakili industri penting dari Negara Adidaya tersebut.
(wk/)