Frank Hutapea, anak Hotman Paris, pernah diusir dari ruang sidang. Ini kisahnya.
- Senin, 20 Juli 2026 - 04:31 WIB
WowKeren - Frank Alexander Hutapea, putra sulung pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea, kini kembali menjadi sorotan setelah berselisih pendapat dengan sang ayah. Di tengah kontroversi itu, terungkap bahwa Frank pernah mengalami pengalaman memalukan saat merintis karier di dunia hukum, termasuk diusir dari ruang sidang saat masih sekolah.
Frank, yang mengikuti jejak ayahnya di bidang hukum, menempuh pendidikan tinggi di luar negeri bersama kedua adiknya. Ia lulus dari Fakultas Hukum University of Kent, Inggris, pada tahun 2012. Felicia Hutapea, adiknya, merupakan alumni Queen Mary University of London, sementara Fritz Hutapea menamatkan pendidikan hukumnya di University of Westminster, London. Dengan latar belakang ini, Frank mulai membangun karier sebagai pengacara, meski harus menghadapi berbagai tantangan di awal perjalanan kariernya.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @hotmanparisofficial pada Mei 2021, Frank membagikan pengalamannya sebagai pengacara dan anak dari sosok terkenal. Ia mengakui bahwa sejak kecil, ia sudah terbiasa dengan pembahasan hukum dan bisnis berkat lingkungan keluarga yang mendukung minatnya. Namun, tidak semua pengalaman yang ia lalui terasa menyenangkan saat terjun ke dunia nyata.
"Jadi saya dari dulu memang langsung turun ke lapangan dan itu sering saya dianggap remeh tapi yang anehnya yang lebih menganggap remeh adalah orang Indonesia," ungkap Frank Hutapea. Ia merasa bahwa banyak orang yang meragukan kemampuannya hanya karena usianya yang masih muda.
Frank kemudian membandingkan perlakuan tersebut dengan interaksinya dengan klien atau rekan dari luar negeri. "Orang asing itu tidak melihat anda muda atau putra siapa; mereka melihat substansi kita sebagai seseorang," tambahnya. Hal ini menunjukkan bahwa persepsi terhadap usia dan latar belakang sering kali berpengaruh dalam dunia profesional, terutama di Indonesia.
Pengalaman diusir dari ruang sidang menjadi salah satu momen yang paling diingat Frank. Ia bercerita bahwa saat itu, ia masih duduk di bangku sekolah dan berusaha untuk memahami proses hukum secara langsung. Namun, kehadirannya dianggap dapat mengganggu jalannya persidangan, yang membuatnya harus meninggalkan ruangan. Momen tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Frank untuk terus berjuang dan membuktikan kemampuannya di dunia hukum.
Kini, dengan pengalaman dan pendidikan yang dimiliki, Frank Hutapea berusaha untuk membuktikan bahwa ia mampu mengikuti jejak ayahnya dan memberikan kontribusi positif di dunia hukum. Meskipun perjalanan kariernya tidak selalu mudah, ia tetap berkomitmen untuk menghadapi setiap tantangan yang ada.
Kisah Frank Hutapea ini tidak hanya menggambarkan perjalanan seorang anak pengacara terkenal, tetapi juga memberikan inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk tidak menyerah menghadapi berbagai rintangan dalam mencapai impian mereka.
(wk/timw)