Pihak promotor tak bisa meyakinkan sponsor lantaran banyak pemain top Indonesia yang tak bisa diturunkan dalam laga persahabatan itu.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 24 Desember 2011 - 11:19 WIB
WowKeren - Kisruh di tubuh PSSI, berimbas pada kedatangan PSV Eindhoven ke Indonesia. Tim asal Belanda ini membatalkan kunjungannya dalam laga persahabatan bersama pemain Timnas Indonesia. Sejatinya, PSV dijadwalkan menjamu Timnas Indonesia Selection Januari 2012 mendatang. Kabar buruk ini disampaikan langsung oleh sang promotor, Saujana Media.
Pihak promotor mengaku pembatalan ini terjadi karena PSSI tak bisa menurunkan pemain-pemain top Indonesia lantaran krisis internalnya. Padahal, pihak PSV Eindhoven mampu untuk memenuhi kontrak memunculkan pemain andalan mereka.
"Sungguh disayangkan," ujar perwakilan Saujana Media. "Di saat kami menjanjikan pemain terbaik seperti yang tercantum dalam kontrak, tapi tidak bisa dipenuhi PSSI di sisi lain."
Selain itu, Saujana Media mengaku kedatangan PSV Eindhoven juga berisiko dari segi keuangan. Hal ini karena pihaknya tak bisa meyakinkan pihak sponsor terhadap keberhasilan acara ini. Pihaknya juga meramalkan tiket pertandingan tak akan laku jika pemain-pemain unggulan Indonesia tidak bisa dihadirkan.
"Kami juga menginformasikan, kami tak bisa menurunkan Tim Indonesia Selection sesuai pilihan kami," ungkapnya. "Bila kami tetap melanjutkan menggelar pertandingan ini, maka akan berisiko dari sisi keuangan dan kami tidak mau menderita kerugian besar."
"Kami tidak terlalu yakin penjualan tiket akan bisa menutupi biaya mendatangkan PSV ke Jakarta," tambahnya. "Promotor juga tidak bisa meyakinkan para calon sponsor mengenai kredibilitas kegiatan ini tanpa menurunkan pemain papan atas Indonesia."
Pihak Saujana Media pun menunda kedatangan PSV Eindhoven hingga batas waktu yang belum ditentukan. Ia tidak bisa menyebutkan secara pasti batas waktu itu karena krisis PSSI juga belum jelas arahnya. Yang pasti, pihaknya mengakui pembatalan ini sedikit tidaknya akan mempengaruhi nama baik sepak bola Indonesia di dunia Internasional.
(wk/)