Katak Paedophryne Amanuensis itu memiliki ukuran 7,7 mm mengalahkan rekor sebelumnya, ikan Sumatera dengan ukuran 7,9 mm.
- Tim WowKeren
- Kamis, 12 Januari 2012 - 14:07 WIB
WowKeren - Ilmuwan telah menemukan spesies katak jenis baru di Papua Nugini. Hewan amfibi tersebut dijuluki sebagai Vertebrata (hewan bertulang belakang) paling kecil di dunia.
Katak dengan corak merah kehitaman itu berukuran 7,7 mm. Ukuran tersebut mengalahkan pemegang rekor sebelumnya, spesies ikan di perairan Sumatera, Indonesia, dengan ukuran 7,9 mm.
Katak tersebut berhasil ditemukan oleh Profesor Chris Austin dari Louisiana State University. Diungkapkan Chris, katak tersebut tinggal di habitat hutan hujan tropis. Nama latin katak ini adalah Paedophryne Amanuensis yang terilhami dari nama tempat ditemukannya katak tersebut yakni desa Amau, Papua Nugini.
"Kita kini percaya bahwa mereka bukan sekedar keanehan biologis tapi lebih mewakili ekologi yang belum pernah terdokumentasikan sebelumnya," ujar Chris. "Sangat sulit menemukan lokasi persis dari katak ini tapi ini adalah penemuan hebat."
(wk/)