Anggota Komisi X DPR RI, Djamal Azis, menilai kalau anggaran dihentikan jika PSSI tak kunjung menyelesaikan konflik dengan KPSI.
- Tim WowKeren
- Selasa, 17 Januari 2012 - 15:45 WIB
WowKeren - Anggota Komisi X DPR RI, Djamal Azis, menyoroti kisruh PSSI dan KPSI. Jika tak segera ditangani, Komisi X yang mengurusi anggaran sepak bola Indonesia akan mengambil tindakan.
"Saya dulu salah satu orang yang memperjuangkan agar anggaran sepak bola cair," kata Djamal. "Tapi dengan kondisi sepak bola saat ini, lebih baik anggaran sepak bola distop sekalian."
Djamal bersikap tegas karena menilai kepemimpinan Ketua Umum Djohar Arifin yang tidak kompeten. "Logikanya, jika pengurus PSSI mengklaim telah on the track, tapi terbukti masih banyak anggota PSSI yang menganggap bahwa PSSI keluar dari jalur yang telah ditetapkan sesuai hasil kongres Bali," tegas Djamal.
Senin (16/1), DPR telah menggelar diskusi dengan KPSI di Hotel Atlet Century, Jakarta. Menurut Ketua KPSI, Toni Apriliani, Djohar telah berbohong dengan menyebut pengurus tidak pernah melanggar statuta PSSI.
"Selama ini Djohar selalu bicara pihaknya tidak pernah langgar statuta," kata Toni. " Kalau iya, mana putusannya, mana programnya."
Namun, Djohar bersikukuh tak mau disalahkan. "Kami selalu membuka ruang untuk berkomunikasi dengan pihak pemerhati sepakbola Indonesia. Sebagai salah satu contoh, kami sempat membuka pertemuan dengan KONI beberapa waktu lalu," kata Djohar.
Usaha PSSI untuk bertemu dengan berbagai pihak memang terkait wacana KLB yang akan digulirkan KPSI. Komite yang diketuai Toni Apriliani ini berencana menggelar KLB pada 6 Maret.
(wk/)