"Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya, terutama ketika tim saya kalah," kata Mourinho usai laga 2-1 Real Madrid vs Barcelona.
- Tim WowKeren
- Kamis, 19 Januari 2012 - 11:09 WIB
WowKeren - Manajer Real Madrid, Jose Mourinho, meminta maaf atas kekalahan tim asuhannya di kandang sendiri ketika melawan Barcelona di laga leg pertama perempatfinal Copa del Rey, Kamis (19/1) dini hari WIB atau Rabu (18/1) waktu setempat. Mourinho memahami rasa frustasi fans Real Madrid atas kekalahan 2-1 di Stadion Santiago Bernabeu, Spanyol, itu.
"Saya selalu mengerti (dengan gemuruh kecewa fans Madrid), tetapi saya mencoba untuk tidak mendengarkannya sebelum atau sesudah pertandingan," kata Mourinho usai pertandingan. "Tanggung jawab sepenuhnya ada pada saya, terutama ketika tim saya kalah. Jika banyak yang bertanggung jawab kepada kemenangan, maka di kekalahan hanya ada satu orang. Saya sudah berkecimpung di dunia sepak bola untuk jangka waktu lama dan saya paham benar akan hal ini."
Madrid dipermalukan habis-habisan saat striker Barca, Carles Puyol, dan Eric Abidal, mencetak gol di babak kedua. Padahal Madrid unggul cepat saat pertandingan baru memasuki menit ke-11. Cristiano Ronaldo menyisir melalui sisi kiri. Setelah sukses mengelabui Gerard Pique, Ronaldo melepas tembakan datar keras yang tak mampu dihalau Jose Manuel Pinto. Madrid memimpin dengan skor 1-0.
Hingga babak pertama usai, keunggulan satu gol Madrid tetap tidak berubah. Barcelona langsung tampil maksimal sejak babak kedua bergulir. Hasilnya, baru tiga menit laga berjalan Barca mampu menyamakan kedudukan.
Berawal dari skema sepak pojok yang diambil Cesc Fabregas. Kapten Carles Puyol menanduk bola dengan cara terbang dan tak mampu ditahan Iker Casillas. Kedudukan berubah menjadi imbang 1-1. Setelah itu praktis dominasi pertandingan mutlak menjadi milik Barcelona. Sementara, Real Madrid hanya sesekali melakukan serangan dengan mengandalkan serangan balik.
Barcelona berbalik unggul kala pertandingan memasuki menit ke-77. Menerima umpan lambung terobosan %Lionel Messi%, Abidal yang lolos dari perangkap offside dengan tenang menaklukkan Casillas. Barca berbalik unggul 2-1 hingga peluit akhir dibunyikan.
Namun dalam laga El Clasico itu, suasana sempat memanas ketika pemain Madrid, Pepe, menginjak tangan Messi di tengah-tengah pertandingan. Pepe yang pada pertandingan itu dipasang sebagai jangkar di lini tengah sebelumnya sudah mendapat kartu kuning akibat pelanggaran kepada Sergio Busquets.
Pemain asal Portugal ini seharusnya diusir keluar wasit ketika dirinya terlihat jelas menginjak tangan Messi di sisa waktu 20 menit pertandingan. Namun sayangnya insiden itu luput dari perhatian wasit.
"Sayang sekali ada pelanggaran yang terjadi tapi wasit tak melihat," kata pemain tengah Barca, Xavi Hernandez. "Itu sangat brutal."
Pemain Manchester United, Wayne Rooney, juga kesal dengan sikap Pepe. "Pepe. Betapa idiotnya," kata Rooney di Twitter.
Mourinho tak berkomentar banyak soal pelanggaran Pepe. Namun jika terbukti bersalah, anak asuhnya itu pasti akan dihukum. "Jika memang pelanggaran Pepe intens, maka dia akan dihukum," janji Mourinho.
Kunjungi Galeri Foto Laga El Clasico Barcelona vs Real Madrid.
(wk/)