Menurut pelatih Widodo C Putro, padatnya jadwal pertandingan membuat pemain kelelahan hingga kehilangan konsentrasi dalam laga Sultan Hassanal Bolkiah Trophy, Selasa (28/2).
- Tim WowKeren
- Rabu, 29 Februari 2012 - 08:53 WIB
WowKeren - Pelatih Widodo C Putro ungkap penyebab kekalahan Indonesia melawan Myanmar 3-1 dalam laga Sultan Hassanal Bolkiah Trophy, Stadion Track and Field, Brunei Darussalam, Selasa (28/2) malam. Menurut Widodo, salah satu alasannya adalah karena faktor kelelahan.
"Faktor kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan. Seperti kita sama-sama tahu Indonesia bermain tiga kali dalam 6 hari, sedangkan Myanmar baru saja libur 3 hari," kata Widodo. "Itu menjadi faktor utama sehingga pemain kehilangan konsentrasi di awal babak kedua."
"Secara hasil pertandingan kemarin memang mengecewakan tapi secara permainan, anak-anak telah bermain bagus terutama di babak pertama," lanjut Widodo. "Untuk pertandingan berikutnya, kita akan ada evaluasi dan istirahat yang cukup panjang sehingga kondisi anak-anak cukup siap di pertandingan terakhir."
Dalam laga tersebut, kedua tim saling menekan sejak awal pertandingan. Indonesia cenderung menyerang lewat dua sayapnya, Andik Vermansyah di sisi kiri dan Yosua Pahabol di sisi kanan. Pada menit ke-14, Yosua melepaskan umpan cantik ke jantung pertahanan Myanmar, tapi masih bisa diantisipasi bek "The White Angels".
Usaha keras Indonesia akhirnya membuahkan gol di menit ke-20. Andik berhasil melepaskan diri dari hadangan bek Myanmar dan melesakkan bola umpan datar dari Miko Ardiyanto. kedudukan unggul bagi Indonesia, 1-0.
Andik beberapa kali mendapat peluang untuk kembali mencetak gol. Sayangnya kiper Myanmar selalu berhasil mengamankan bola. Kedudukan 1-0 pun bertahan hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Indonesia dikejutkan gol cepat dari pemain Myanmar, Kyaw Zayar Win, di menit ke-47. Myanmar kembali unggul denganmencetak gol kedua dan ketiga, masing-masing di menit ke-58 dan 65. Indonesia mencoba mengejar ketertinggalan lewat aksi Yosua di menit ke-72. Namun sepakan Yosua masih melebar tipis di kanan gawang Pyaye Phyo Aung. Hingga peluit berakhirnya pertandingan dibunyikan, Indonesia tetap tak bisa mengalahkan Myanmar.
Dengan kekalahan ini, Indonesia langsung turun peringkat. Tim Garuda Muda menduduki peringkat ketiga dengan torehan empat poin dari tiga pertandingan. Sementara Myanmar naik ke peringkat pertama dengan poin 6 dari dua pertandingan. Setelah ini, Indonesia dijadwalkan melawan Filipina pada 4 Maret.
(wk/)