Pelatih Dejan Antonic menilai wasit Saripudin tak becus memimpin pertandingan Arema melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-1 tersebut.
- Tim WowKeren
- Senin, 05 Maret 2012 - 13:34 WIB
WowKeren - Arema tak terima ketika dikalahkan Persebaya Surabaya 2-1 dalam laga Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012 di Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (4/3) sore. Pelatih Arema, Dejan Antonic, menyalahkan keputusan wasit Saripudin yang menurutnya merugikan Arema. Terutama soal kartu kuning kedua Purwanto menit ke-65 dan penalti di menit ke-71.
"Saya sudah 3 kali dipimpin oleh wasit itu (Saripudin), apa dia wasit terbaik di liga ini? Jika iya, maka dia harus banyak membaca buku tentang peraturan sepak bola, tiga kali dia pimpin, tiga kali pula dia banyak membuat kesalahan yang merugikan Arema," kata Antonic. "Ini kompetisi profesional namun dipimpin oleh wasit yang tidak profesional. Apa benar liga ini hanya punya 5 wasit saja?"
Meski protes soal wasit, Antonic mengakui hebatnya permainan Persebaya. "Saya ucapkan selamat pada Persebaya. Mereka bermain bagus karena banyaknya dukungan," ujar Antonic.
Dalam pertandingan Arema vs Persebaya, gol Bajul Ijo dicetak Fery Ariawan dan Otavio Dutra. Sedangkan TA Musyafri menyumbangkan satu gol bagi Arema di masa injury time babak kedua.
Prestasi tersebut membuat Persebaya naik ke peringkat tiga klasemen sementara IPL. Tak hanya itu, Persebaya juga meraup Rp 1,1 miliar dari penjualan tiket pertandingan Arema vs Persebaya tersebut.
"Ini sesuai dengan target yang kita canangkan. Hitungan kita memang pendapatan bakal menembus angka satu milyar," kata ketua panpel Persebaya, Sutrisno. "Besarnya pendapatan ini dimungkinkan karena kapasitas stadion yang cukup memadai. Kalau di Gelora 10 November, mungkin tidak sebanyak ini."
(wk/)