Saat ini ultrabook yang memiliki prosesor Intel Ivy Bridge dengan kemampuan secepat 1,5GHz itu hanya digunakan untuk para pembuat PC.
- Tim WowKeren
- Kamis, 08 Maret 2012 - 15:20 WIB
WowKeren - Intel masih berusaha menurunkan harga ultrabook untuk melenggang di pasaran laptop. Kini mereka memamerkan inovasinya di tubuh laptop tersebut. Intel mengembangkan ultrabook dengan layar sentuh.
Desain sebuah ultrabook tipis dan ringan tampil di booth CeBIT milik Intel. Laptop itu memiliki prosesor Intel Ivy Bridge dengan kemampuan secepat 1,5GHz. Namun Intel tidak menjual ultrabook tersebut. Referensi desain itu hanya digunakan para pembuat PC lain ketika membuat laptop.
Saat ini Intel tengah dipusingkan cara menekan harga ultrabook agar terjangkau untuk konsumen. Cristoph Pohlmann dari Acer berpendapat seharusnya harga ultrabook low-end bisa lebih rendah dari USD 799 (Rp 7,3 juta). Pasalnya, Acer tidak akan memperoleh keuntungan jika menjualnya seharga itu.
Intel juga dirasa perlu untuk merilis referensi desain laptop yang bisa dikonversi, bukan sekedar yang tradisional dengan tambahan layar sentuh. Banyak yang mengharapkan ultrabook bisa menjadi tablet agar lebih bersaing meski dibanderol harga tinggi.
(wk/)