Pelatih Jacksen F Tiago mengungkapkan kalau tim asuhannya terlalu emosional ketika melawan Persidafon sehingga gagal merebut peringkat pertama klasemen sementara ISL.
- Tim WowKeren
- Selasa, 10 April 2012 - 08:51 WIB
WowKeren - Sebelum putaran dua Indonesia Super League (ISL) 2011-2012 dimulai, Persipura Jayapura telah berambisi mendepak Sriwijaya FC di posisi pertama klasemen sementara. Nyatanya, Persipura gagal mewujudkan mimpinya membuka putaran kedua dengan kemenangan.
Tim asuhan Jacksen F Tiago berada di posisi kedua. Mereka kalah produktivitas gol dengan SFC usai ditahan imbang 1-1 dalam laga derby melawan Persidafon Dafonsoro di Stadion Mandala, Jayapura, Senin (9/4) sore. Salah satu faktor penyebabnya, tim Persipura terlalu emosi ketika bertanding.
"Kita semua tahu kalau nuansa derby Papua selalu meningkatkan emosional permainan sehingga teknik sedikit ditutupi faktor emosional," ujar Jacksen mengungkapkan penyebab kegagalan anak asuhnya saat ditemui di Stadion Barnabas Jouwe Sentani seusai pertandingan. "Padahal sejak awal sudah diingatkan agar tetap berkonsentrasi dalam bermain."
Meski demikian, Jacksen tetap puas karena Boaz Solossa cs berhasil menyamai poin SFC, 36 poin. Ia berjanji akan melakukan evaluasi segera setelah para pemain kembali prima.
"Mungkin program latihan yang diberikan telah melebihi dan selama pertandingan tim Persipura mengikuti irama permainan tim Dafonsoro," kata Jacksen. "Kita puas dengan hasil ini dan masih ada 16 pertandingan."
Pihak Persidafon juga cukup gembira dengan kesuksesannya menahan imbang Persipura. Hingga saat ini, Persidafon masih menduduki peringkat 12 dengan raihan 22 poin.
"Saya kira kita cukup bangga dengan hasil ini," kata Sekretaris Persidafon, Michael Wutoy. "Dan mudah-mudahan dalam laga selanjutnya Persidafon akan memperbaiki kelemahan guna tetap berada di papan atas."
(wk/)