Pendiri Google, Sergey Brin, menganggap Facebook dan Apple terlalu ketat menerapkan peraturan yang membatasi pengguna dan lahirnya inovasi.
- Tim WowKeren
- Senin, 16 April 2012 - 15:53 WIB
WowKeren - Google menganggap kebebasan berinternet saat ini tengah mengalami ancaman serius. Sang pendiri, Sergey Brin, menuding perusahaan seperti Apple dan Facebook sebagai biang keladinya.
Sergey mengkritik praktek yang dilakukan oleh Facebook dan Apple. Ia menilai dua perusahaan itu menghalang-halangi inovasi dan membuat penggunanya tidak bisa bebas. Facebook dianggapnya mengeluarkan terlalu banyak aturan dan itu dinilai tidak sehat.
"Anda harus menuruti aturan mereka yang sangat ketat. Alasan kami mampu mengembangkan sebuah mesin pencari, adalah karena website sungguh terbuka," tutur Sergey pada The Guardian. "Sekali Anda mendapat terlalu banyak aturan, itu akan menghalangi inovasi."
Sergey juga mengaku, ia dan Larry Page tidak bisa menciptakan mesin pencari mereka jika internet didominasi oleh Facebook. Pasalnya data yang tersimpan pada aplikasi Facebook tidak dicari dan diakses oleh publik. Baginya, website dengan jaringan terbuka adalah kondisi yang ideal.
Google mengatakan bahwa Facebook menghalangi pemindahan data pengguna ke layanan lain seperti Google+. "Facebook telah mengabaikan kontrak Gmail selama bertahun-tahun," keluh Sergey.
(wk/)