Studi : 6 dari 10 Artikel Wikipedia Tidak Akurat
SerbaSerbi

Penelitian yang melibatkan 1.284 responden ini menemukan banyaknya kesalahan faktual karena terbukanya proses edit untuk publik terbuka.

WowKeren - Selama ini Wikipedia sangat diandalkan bagi publik untuk mencari informasi. Namun tampaknya pengguna harus semakin berhati-hati untuk menelannya bulat-bulat. Pasalnya sebuah studi menunjukkan sebagian besar artikel di sana tidak akurat.

Penelitian yang dilakukan oleh Public Relations Journal ini melibatkan 1.284 responden. Dalam studi yang lebih mendalam itu menyebutkan bahwa informasi yang ada Wikipedia sebanyak 60 persen memiliki kesalahan faktual. Sehingga ada 6 dari 10 artikel yang diragukan validitasnya.

Halaman Wikipedia yang diedit oleh publik menjadi kesalahan yang paling mungkin terjadi. Mereka kadang-kadang ingin "menyabotase" artikel itu sendiri sehingga sengaja menuliskan info salah.


"Tidak mengejutkan," ujar Profesor Marcia DiStaso yang memimpin proyek ini mengenai hasil penelitiannya tersebut. "Proses pengeditan halaman oleh publik adalah masalah serius."

Sebanyak 29 persen responden juga menyatakan, interaksi dengan editor Wikipedia tidak pernah bisa dilakukan. Dari survei itu ditemukan biasanya hanya satu keluhan dari empat keluhan yang mendapatkan tanggapan. Pengguna yang juga ingin mengubah isi halaman kerap menemui kesulitan karena mereka tidak bisa menggunakan fitur "Talk" untuk menyarankan koreksi.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!