Bernhard Limbong menegaskan kalau pemain yang tidak datang akan dikenai sanksi moral dan sanksi dari Komisi Disiplin PSSI.
- Tim WowKeren
- Jumat, 04 Mei 2012 - 08:49 WIB
WowKeren - Hingga tenggat waktu 3 Mei yang telah ditetapkan, 15 pemain ISL seperti Bambang Pamungkas maupun M Nasuha belum memenuhi panggilan PSSI untuk gabung ke Timnas Indonesia. Karena itu, Penanggungjawab Timnas sekaligus Ketua Komisi Disiplin PSSI, Bernhard Limbong, mengindikasikan kemungkinan untuk memberi sanksi.
"PSSI sudah mengakui (ISL). Kalau mereka tidak datang pasti ada sanksi," ujar Limbong, Kamis (3/5). "Pertama sanksi moral karena ini untuk membela bangsa, sanksi selanjutnya selama dia dalam yuridiksi PSSI tentu saja komisi disiplin akan memberikan sanksi."
Namun, Bernhard mengaku kalau pemberian sanksi baru sebatas wacana. Ia masih akan mencoba bernegosiasi dengan manajemen klub para pemain ISL.
"Jangan dulu diperbesar persoalan tersebut, hal itu persoalan yang biasa," lanjut Limbong. "Tinggal nanti mengatur jadwal mereka, kapan dia ke Timnas dan kapan ke klubnya. Mereka pasti bergabung."
Saat ini Timnas Senior disiapkan untuk turnamen internasional Al Nakbah di Palestina dan Timnas U-22 akan berhadapan dengan Inter Milan. Limbong menambahkan, target PSSI untuk agenda Timnas itu lebih difokuskan pada pertandingan melawan Inter, 24 Mei.
"Turnamen Al Nakbah ini baru pertama kali diselenggarakan. Untuk menghormati negara tersebut yang mengundang Indonesia, maka timnas (senior] akan datang," ujar Limbong. "Target tidak ada. Sebab, timnas diproyeksikan bermain melawan Inter Milan. Sebenarnya, hitung-hitung timnas (ke Palestina) untuk latihan seperti halnya di sini (Magelang)."
(wk/)