Supermoon ini terjadi karena jarak Bulan ke Bumi 24.600 km lebih dekat dari biasanya dan juga dapat disaksikan di Indonesia.
- Tim WowKeren
- Senin, 07 Mei 2012 - 09:33 WIB
WowKeren - Tahun ini warga dunia mendapat tontonan istimewa di langit malam. Bulan purnama dengan penampakan ukuran paling besar dan paling terang akan menerangi langit berbagai belahan bumi. Fenomena ini disebut dengan "Supermoon".
Para ahli menyatakan fenomena itu terjadi karena bulan muncul hingga 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih cerah. Bulan "hanya" berjarak 356.900 km dari Bumi atau sekitar 24.600 km lebih dekat dari jarak rata-rata sehingga membuatnya tampak raksasa.
Fenomena Supermoon ini juga diselimuti beberapa mitos tentang kaitannya dengan perilaku manusia dan bencana alam. Para psikolog pun membantah fenomena ini menyebabkan peningkatan kejahatan dan kegelisahan berlebihan. Namun memang cenderung memicu gelombang pasang laut yang lebih tinggi dari biasanya.
Sedangkan di Indonesia Supermoon juga dapat disaksikan pada Minggu, 6 Mei. Warga dapat melihat dengan mata telanjang saat cuaca cerah dan paling sempurna dilihat pada tengah malam. Peristiwa langit luar biasa yang jarang terjadi ini juga bertepatan dengan perayaan Waisak.
Saat Supermoon terjadi ada dua planet juga terlihat yaitu Mars dan Saturnus. Selain itu, Bulan juga memberikan beberapa fitur menarik di permukaannya yang sulit dilihat dengan mata telanjang karena terangnya cahaya.
"Ada bagian Bulan yang berwarna gelap. Bentuknya mirip seperti kelinci. Bisa disebut kelinci Bulan lah," tutur Ilham Muslim, anggota Himpunan Astronom Amatir Jakarta (HAAJ). "Bagian yang gelap itu adalah lautan, disebut mare. Lautan lava. Bagian ini berwarna gelap karena memang batuannya berwarna gelap."
Berikut ini foto fenomena Supermoon di berbagai negara:
(wk/)