Dibantai 3-0, Indonesia Siapkan Patrich Wanggai Hadapi Inter Milan
SerbaSerbi

Patrich akan diturunkan untuk membela Timnas U-23 di laga kedua melawan Inter Milan di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (26/5).

WowKeren - Indonesia tertantang untuk mengembangkan kemampuan pada laga kedua melawan Inter Milan, Sabtu (26/5). Karena kalah telak 3-0, Indonesia diwakili Timnas U-23 akan melibatkan Patrich Wanggai untuk pertandingan berikutnya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

"Ya benar, dia Patrich Wanggai berangkat sendiri ke Jakarta. Tapi kita tidak tahu apa manajemen (Persidafon Dafonsoro) menyetujui hal itu atau tidak," ujar Asisten Pelatih Persidafon Dafonsoro, Erens Pehelerang, Kamis (24/5). "Dia sendiri tertarik karena ingin mencari pengalaman buat dia. Tapi waktu itu saya menyarankan agar memberitahu manajemen."

Sejauh ini belum diketahui apakah striker yang pernah membela Indonesia di ajang SEA Games 2011 itu sudah mengantongi izin bergabung ke Tim U-23. Yang pasti, secara pribadi Patrich telah menyatakan antusiasmenya.

"Mencari pengalaman itulah alasan saya," ujar Patrich. "Tidak mengganggu jadwal tanding klub makanya saya bersedia datang dan bermain untuk Timnas."

Sebelumnya Indonesia tak bisa berkutik ketika melawan Javier Zanetti cs di laga pertama, Kamis (24/5) malam. Di babak awal, Andik Vermansyah maupun Wilson Junior berhasil mendapat peluang untuk mencetak gol. Namun pertahanan Inter sulit ditembus walau didominasi sejumlah pemain muda diantaranya Raffaele Di Gennaro, Paolo Hernan Dellafiore dan Cristiano Biraghi.

Pada menit ke-36, skuad Indonesia Selection berhasil kecolongan. Bola dari kapten Otavio Dutra yang akan ditujukan ke kiper Inter berhasil dicuri oleh Samuele Longo. Tepat di menit ke-36, Longo mengantarkan kemenangan pertama bagi Inter. Lima menit kemudian, pemain berusia 20 tahun ini kembali mendapat peluang untuk mencetak gol. Sayang tembakannya masih lemah sehingga gagal merobek jala gawang Indonesia Selection. Kedudukan 1-0 masih bertahan hingga babak pertama.

Menit ke-52, skuad arahan pelatih Andrea Stramaccioni itu berhasil mencetak gol kedua. Giampaolo Pazzini lolos dari jebakan offside dan langsung menceploskan bola ke gawang Aji Saka. Awalnya, Aji mampu menepis tembakan Pazzini. Sayangnya bola muntah itu kembali ke arah Pazzini yang langsung mengirimkan lagi ke arah gawang.


Setelah beberapa menit saling berebut peluang, kemenangan bagi Inter dipastikan lewat gol ketiga yang dicetak Luca Tremolada usai menerima umpan dari Philippe Coutinho di menit ke-70. Skuad asuhan Aji Santoso terpacu untuk setidaknya menyumbangkan satu gol. Namun lini pertahanan Inter tetap sulit ditembus. Wilson Junior yang dipercaya sebagai eksekutor gagal melepaskan tendangan jarak jauh ke gawang lawan. Akhirnya, hingga peluit akhir pertandingan, Indonesia Selection harus takluk dengan skor 3-0.

Menanggapi kekalahan, pelatih Aji tetap berbesar hati. Menurutnya, kegagalan itu karena Indonesia Selection masih lemah di lini belakang.

"Yang jelas pemain bisa merasakan bermain dengan tim yang dikatakan tim bintang," kata pelatih pengganti Rahmad Darmawan di U-23 ini. "Pemain juga mendapatkan kesempatan bermain dengan atmosfer tinggi."

Berikut ini foto laga perdana Indonesia vs Inter Milan:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!