Raffi Ahmad Klarifikasi Kasus Suap Bea Cukai, Gading Marten Bantu Jelas Situasi
TMDB (Merged)/themoviedb.org
Selebriti

Raffi Ahmad memberikan klarifikasi terkait tuduhan suap Bea Cukai yang menyeret namanya.

WowKeren - Raffi Ahmad baru-baru ini memberikan klarifikasi mengenai tuduhan suap yang menyangkut namanya dalam kasus Blueray Cargo. Dalam konferensi pers yang diadakan, Raffi menjelaskan bahwa pertemuannya dengan pihak Blueray terjadi secara tidak sengaja saat dia berkunjung ke New York, Amerika Serikat.

Raffi Ahmad menceritakan bahwa saat itu, dia berniat untuk makan di restoran milik seorang WNI bernama Awang Kitchen. Namun, saat dia hendak meninggalkan lokasi, seseorang memintanya untuk berfoto dan menawarkan produk dari Blueray Cargo. "Saya keluar dari Awang Kitchen, satu dua tiga toko di sebelahnya itu ada yang namanya... itu apa namanya? BlueRay. BlueRay. Mereka panggil saya, 'Mas Raffi, Mas Ariel, Mas Gading foto dong sama saya.' Ya sudah kami foto," ungkapnya.

Meski sempat berfoto, Raffi menegaskan bahwa dia tidak pernah memasuki toko tersebut atau melakukan transaksi apapun. Dia hanya ingin memenuhi permintaan untuk berfoto bersama. "Di depan tokonya. Tidak masuk ke dalam. Dia melihat: Mas Raffi boleh melihat enggak? Aduh, cuma waktu saya juga enggak terlalu banyak, karena kami harus pergi lagi karena itu terakhir saat kita mau pergi," imbuhnya.


Gading Marten, yang hadir dalam konferensi pers tersebut melalui panggilan video, memberikan klarifikasi tambahan. Dia menegaskan bahwa pertemuan dengan pihak Blueray juga terjadi secara tidak sengaja dan mereka tidak tahu menahu mengenai nama perusahaan tersebut. "Kita aja baru tahu namanya Blueray aja sekarang nih. Orangnya siapa nggak tahu. Nah orang sana kan ada basa-basi nawarin, 'Eh kalau kita masuk-masukin barang ke Indonesia, kalau misalnya mau masukin barang bisa ke kita', ya iya iya kan kita begitu, basa-basi," kata Gading.

Gading juga menekankan bahwa keramahan mereka sebagai selebriti telah disalahartikan oleh pihak tertentu sehingga seolah-olah terjadi transaksi ilegal. "Namanya aja nggak tahu siapa. Tapi kan kita tidak lanjuti kita pesan apa nggak kan nggak jadi atau apa gimana kenapa jadi ramai gitu lho?" tambahnya dengan nada heran.

Raffi Ahmad pun menanggapi dengan candaan, menyatakan bahwa jika hanya ingin membeli ponsel, dia tidak perlu menggunakan jasa penyelundupan. "Ibaratnya kalau misalnya kayak Raffi mau beli iPhone ngapain jauh-jauh ke Amerika, beli aja ke Mas Adon," pungkasnya. Klarifikasi ini diharapkan dapat meredakan isu yang beredar dan menjelaskan situasi sebenarnya kepada publik.

(wk/timw)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait