Ketua Umum Djohar Arifin mengklaim kalau Surabaya hanyalah lokasi cadangan sementara Sekjen Tri Goestoro beberapa waktu lalu mengaku ingin menjadikan Surabaya sebagai pengganti Pekanbaru.
- Tim WowKeren
- Kamis, 31 Mei 2012 - 10:19 WIB
WowKeren - Pengurus PSSI beda pendapat soal rencana pemindahan lokasi laga kualifikasi Piala Asia U-22, 5 hingga 15 Juli nanti. Setelah sebelumnya, Sekjen PSSI, Tri Goestoro, mengungkapkan akan memindahkan lokasi dari Pekanbaru ke Surabaya, Ketua Umum Djohar Arifin justru berkata lain.
"Surabaya hanya lokasi cadangan. Semuanya juga tahu kalau memindahkan lokasi pertandingan bukan hal mudah," kata Djohar saat di Senayan, Jakarta, Rabu (30/5). "Karena waktunya juga sudah dekat."
Ditegaskan Djohar, saat ini sejumlah negara peserta kualifikasi telah memesan hotel serta kebutuhan lain untuk keperluan tinggal di Pekanbaru. Selain itu, perwakilan AFC juga sudah meninjau lokasi di dua stadion yakni Kaharudin Nasution dan Stadion Utama Riau. "Selain perwakilan AFC, beberapa perwakilan negara peserta juga telah meninjau lokasi," tegas Djohar.
Sebagai tuan rumah, Indonesia tak hanya menghadapi kendala lokasi tetapi juga persiapan Timnas Indonesia. Untuk laga perdana, skuad Merah Putih sudah harus berhadapan dengan Australia pada 5 Juli. Tak hanya itu, Timnas U-22 juga akan melawan timnas unggulan Asia yakni Jepang. Sementara rival lainnya adalah Singapura, Makau dan Timor Leste.
(wk/)