Polisi Skorsing Sementara Persebaya Gara-Gara 1 Bonek Tewas
SerbaSerbi

Kombespol Tri Maryanto mengungkapkan pihaknya belum memberi izin Persebaya melakoni laga kandang di Surabaya usai tewasnya Purwo Adi Utomo akibat kericuhan setelah pertandingan melawan Persija.

WowKeren - Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Tri Maryanto, menegaskan kalau izin kandang tim Persebaya di Surabaya, telah dibekukan. Ini imbas tewasnya 1 bonek, Purwo Adi Utomo, usai laga Indonesian Premier League (IPL) 2011-2012, Persebaya vs Persija, Minggu (3/6), di Gelora 10 Nopember Tambaksari.

"Sementara itu untuk pertandingan selanjutnya masih diskors," kata Kombespol Tri Maryanto di Kamar Mayat RS dr Soetomo, Surabaya, Minggu (3/6). "Kita lihat bagaimana situasi berikutnya."

Laga Persebaya selanjutnya dijadwalkan Rabu (5/6). Namun hingga kini belum diketahui pasti apakah laga tersebut akan ditunda atau dialihkan.

Dalam laga Persebaya vs Persija, Purwo yang merupakan siswa SMKN 5 asal Babadan Rukun tewas terinjak di tribun ekonomi setelah pertandingan berakhir imbang 3-3. Awalnya, para bonek tak puas pada hasil laga dan bentrok dengan polisi.

Dengan maksud membubarkan bonek, polisi beberapa kali menembakkan gas air mata. Purwo yang hendak menyelamatkan diri kemudian terjebak di kerumunan massa hingga terjungkal. Pelajar kelas XII itu akhirnya meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.


"Dari hasil otopsi yang dilakukan tim dokter, kematian korban karena kehabisan oksigen," kata Kombespol Tri. "Tidak ada kontak fisik sedikit pun dengan aparat."

Jenazah Purwo disemayamkan Minggu pukul 24.00 WIB. Anak tunggal pasangan Yudianto dan Ratna Susilowati itu akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum Asem Jajar, Senin (4/6) siang.

Berikut ini foto kericuhan laga IPL Persebaya vs Persija:

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!

Berita Terkait