ICM Registry ingin mendapatkan ketiga domain sebagai upaya melindungi konsumen dan mempermudah kontrol website dewasa.
- Tim WowKeren
- Selasa, 12 Juni 2012 - 14:55 WIB
WowKeren - Tahun lalu keberadaan domain .xxx menjadi kontroversi karena dianggap sebagai "sarang" situs porno. Kini muncul lagi wacana yang tak kalah kontroversial dengan adanya domain serupa. Sebuah perusahaan mendaftarkan tiga domain baru, yakni .sex, .porn dan .adult yang diperuntukkan bagi website dewasa.
ICM Registry bersikukuh mendaftarkan ketiga domain tersebut meski ditentang banyak pihak. Mereka beralasan langkah itu sebagai bentuk perlindungan kepada konsumen. Sehingga nantinya lebih mudah mengontrol konten dewasa di dunia maya.
Daftar lengkap para pemohon domain baru itu akan diumumkan pada 13 Juni. Beberapa pengaju akan bertarung sengit mendapat domain "panas" ini yang dijadwalkan meluncur tahun depan. ICM Registry pun tak ingin ada pihak lain yang mencuri bagiannya di dunia konten dewasa.
"Kami telah sangat berhati-hati dan tanggung jawab dengan apa yang kami lakukan terhadap .xxx dan kami tidak ingin orang lain mengambil apa yang telah menjadi milik kami," ujar CEO ICM Registry, Stuart Lawley. "Kami ingin menghasilkan sesuatu yang dapat diidentifikasi dengan jelas dan tidak membingungkan para konsumen."
Stuart merasa meskipun bukan dia yang menciptakan domain tersebut, tak menutup kemungkinan ada orang lain bakal membuatnya. Perusahaannya juga siap untuk mengeluarkan dana lebih untuk memenangkan domain tersebut.
Sebelumnya, domain .xxx pertama kali diajukan 2000 lalu oleh ICM Registry sebagai pilihan untuk website porno di internet. Kemudian ICANN memutuskan memperbolehkan penggunaan .xxx sebagai sTLD pada 18 Maret 2011. Mereka yang berminat pun harus membayar USD 200 - 300 (Rp 1,8 juta - 2,8 juta) untuk pre-registrasi domain yang diluncurkan Desember 2011 ini.
(wk/)