Kemenangan Indonesia Atas Singapura Ternoda Baku Hantam Pemain
SerbaSerbi

Agung Supriyanto yang menyumbang 2 gol kemenangan malah terlibat adu jotos dengan pemain Singapura, Madhu Mohana, saat Pra Piala Asia U-22.

WowKeren - Indonesia seharusnya patut bangga karena di kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Minggu (15/7) malam, berhasil menang gemilang 2-0 melawan Singapura. Dengan kemenangan tersebut, Indonesia meraih 9 poin dan finish di urutan ketiga. Kesuksesan ini memupus usaha Singapura untuk lolos ke putaran final Piala Asia U-22 2013.

Sayangnya kemenangan di Stadion Utama Riau, Pekanbaru tersebut ternoda karena salah satu pemain, Agung Supriyanto, terlibat pertikaian fisik dengan pemain Singapura, Madhu Mohana. Sebelumnya, Agung berhasil mencetak gol lewat tendangan penalti di menit ke-64 dan gol kedua darinya terlahir 6 menit kemudian.

Namun di masa perpanjangan waktu, pahlawan Indonesia di Pra Piala Asia U-22 ini marah usai dikasari oleh Madhu. Pemain bernomor punggung 18 tersebut balik memukul Madhu yang langsung terkapar sambil menutupi wajah.

Melihat insiden itu. wasit Yaqoob Said Abdullah Abdul Baqi dari Oman segera menghadiahi Agung dengan hukuman kartu merah. Situasi makin panas dan memicu insiden lainnya tepat sebelum wasit meniup peluit berakhirnya pertandingan.


Kali ini giliran Madhu yang dihadiahi kartu kuning karena sebelumnya mendorong salah satu pemain Timnas Indonesia. Akibat kejadian itu, suporter Indonesia sempat tersulut emosinya. Untung saja, panitia dan kepolisian melakukan tindakan antisipasi di tribun arena pertandingan hingga pertikaian tak berlanjut.

Atas insiden tersebut, pelatih U-22, Aji Santoso, bisa memaklumi hukuman dari wasit untuk Agung. Selain itu, ia meminta maaf karena pemain asuhannya bisa terpancing emosi di laga terakhir ini.

"Saya tidak akan benarkan perilaku dia (Agung) di lapangan seperti itu, meskipun sepenuhnya dia tidak dapat disalahkan mungkin karena capek. Tetapi saya akan tetap menegurnya atas kelakuannya itu," kata Aji. Ini akan menjadi pelajaran bagus buat Agung dan pemain lainnya. Saya akan tetap mendidik para pemain ini agar lebih dewasa lagi di pertandingan di masa mendatang. Saya memohon maaf karena ini seharusnya tidak perlu terjadi."

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!