Ketua PSSI versi KPSI, La Nyalla, menilai Djohar cs melanggar aturan dengan memanggil para pemain ISL tanpa melalui Komite Gabungan.
- Tim WowKeren
- Sabtu, 21 Juli 2012 - 09:22 WIB
WowKeren - PSSI versi KPSI masih terus menyerang kubu PSSI resmi pimpinan Djohar Arifin. Ketua Umum PSSI hasil Kongres Luar Biasa, La Nyalla Mattalitti, mengkritik Djohar untuk tidak merusak sistem sepak bola Tanah Air.
Respon keras ini terkait rencana PSSI memanggil pemain klub Indonesia Super League (ISL) untuk memperkuat Timnas U-22 plus dalam gelaran Java Cup 2012, pekan depan. Padahal menurut La Nyalla, keputusan siapa saja yang menjadi anggota skuad Timnas harus disepakati oleh Komite Gabungan yang dibentuk awal Juni lalu.
"Saya tegaskan, saudara Djohar jangan terus-terusan merusak klub dan stakeholder sepak bola. Sudah ada kesepakatan di JC (Joint Comittee/Komite Gabungan) bahwa timnas akan langsung di bawah kontrol JC," tegas La Nyalla, Jumat (20/7). "Sehingga nanti JC akan menentukan siapa pelatih dan ofisialnya. Dan selanjutnya pelatih akan memanggil pemain terbaik. Baru nantinya klub-klub ISL akan melepas pemain."
Agar Djohar menaati peraturan, La Nyalla meminta klub-klub ISL tidak mengirimkan pemain. "Kita hanya akan mematuhi keputusan-keputusan JC yang diapproval (disetujui) oleh AFC," ujar La Nyalla.
(wk/)