Pelatih Indonesia Tak Terima Greysia-Meiliana Dituding Sengaja Kalah
SerbaSerbi

Paulus Firman menegaskan kekalahan Greysia Polii dan Meiliana Jauhari di babak penyisihan tersebut bukan karena mereka tak ingin bertemu China di perempat final.

WowKeren - Pelatih Indonesia, Paulus Firman, memberikan pembelaan terkait tudingan kalau wakil ganda putri, Greysia Polii dan Meiliana Jauhari, sengaja mengalah agar terhindar dari pasangan terkuat China, Wang Xiaoli/Yu Yang, di babak perempat final. Ditegaskan Paulus, tudingan tersebut tak akan ada kalau Wang/Yu tak sengaja kalah dan menjadi runner-up Grup A seusai bertanding dengan Kim Ha Na/Jung Kyung Eun, 14-21, 11-21.

"Masalah ini asalnya dari Wang/Yu yang sepertinya sengaja kalah. Kalau mereka tadi betul-betul fight pasti ini tidak akan terjadi," tegas Paulus seusai mendampingi Greysia dan Meiliana di pertandingan di Wembley Arena, Selasa (31/7). "Semua pasti sama-sama ingin terhindar dari Wang/Yu, akan tetapi tadi saya instruksikan lagi kepada Greysia/Meiliana untuk tetap fight. Kalau ketemu Wang/Yu juga tidak apa-apa, yang penting usaha saja dulu. Keputusan referee juga bergantung pada wasit, dia akan bertanya siapa yang terlihat sengaja kalah dan akan didiskualifikasi."

Dalam insiden tersebut, wakil Korea Selatan, Ha Jung Eun/Kim Min Jung, juga dituding sengaja mengalah saat bertanding melawan Greysia-Meiliana di babak penyisihan Grup C. Ketika itu, wasit memerintahkan referee untuk memberikan kartu hitam pada dua tim. Untung saja setelah negosiasi alot, pertandingan tetap berlanjut yang berakhir dengan kemenangan Ha Jung dan Kim, 18-21, 21-12 dan 21-14.


Terkait kejadian itu, Paulus berharap BWF bisa mengambil tindakan terutama menyelidiki kemungkinan kalau Wang/Yu dari China memang sengaja mengalah. "Ini seharusnya tidak terjadi apalagi di ajang sebesar Olimpiade. Gara-gara Qing Tian/Zhao Yunlei (wakil China lainnya) kalah atas Denmark, kemungkinan Wang/Yu jadi tidak ingin jadi juara grup A agar bisa terhindar di semifinal. Sekarang Greysia/Meiliana dan Ha/Kim dipermasalahkan, tetapi mengapa tidak ada tindakan bagi Wang/Yu?," kata Paulus.

Senada dengan Paulus, salah satu pelatih Korsel, Sung Han Kook, juga meminta BWF segera melakukan penyelidikan. "Pasangan China tidak ingin saling melawan di semifinal, karena mereka maunya bertemu di final. Harus ada tindakan tegas atas kejadian ini. Jika China bersungguh-sungguh di pertandingan penyisihan tadi, ini semua tidak akan terjadi," ujar Sung.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!