Ditegur KPI, RCTI Benahi Acara 'Kampung Sahur Bejo'
TV

Perwakilan stasiun RCTI mengungkapkan bahwa mereka akan mendiskusikan hal ini dengan KPI dan melakukan perbaikan di acara tersebut.

WowKeren - Beberapa waktu lalu acara Ramadhan, "Kampung Sahur Bejo", mendapat teguran dari KPI (Komisi Penyiaran Indonesia). Acara tersebut ditegur karena sejumlah dialognya dinilai melanggar norma kesopanan dan kesusilaan.

Menyikapi teguran tersebut, RCTI pun mengaku siap memperbaikinya. Perwakilan RCTI, Kanti Mirdiati, mengaku selalu berbenah untuk menampilkan tayangan yang terbaik bagi pemirsa.

"Sebenarnya ada atau tidak ada teguran, kami perbaiki," ujar Kanti Mirdiati, Managing Director RCTI, di Belleza, Permata Hijau, Jakarta Selatan, Selasa malam (31/7). "Bahkan jika misalnya kami dan KPI duduk satu meja serta belum menemui kesepakatan, kita terus perbaiki."


"Setiap kali datang berbagai teguran KPI, baik iklan maupun program, tidak ada yang kami abaikan," tambahnya. "Semua didiskusikan dengan KPI dan internal RCTI."

Selain itu, Kanti juga mengungkapkan candaan yang dilontarkan bintang "Kampung Sahur Bejo", seperti Komeng, Opie Kumis dan Melaney Ricardo, sebenarnya bersifat spontan. "Yang paling penting, tidak ada SARA di Kampung Sahur. Kalau cela-celaan, ya itu memang acara komedi yang tampil live. Spontanitas dan biasa terjadi tidak hanya di televisi kami, tapi juga televisi lain," ungkapnya.

(wk/)

Follow Berita WowKeren.com di Google News

You can share this post!